Kenapa Sukuna Tak Segera Habisi Jogo Jujutsu Kaisen?

waktu baca 3 menit
Kenapa Sukuna Tak Segera Habisi Jogo Jujutsu Kaisen?Jadi, di episode 15 Jujutsu Kaisen S2, kita lihat Sukuna lagi asyik-asyiknya membantai Nanako dan Mimiko setelah mereka minta bantuan untuk menghabisi makhluk yang pakai tubuh Geto.

Kenapa Sukuna Tak Segera Habisi Jogo Jujutsu Kaisen?

Jadi, di episode 15 Jujutsu Kaisen S2, kita lihat Sukuna lagi asyik-asyiknya membantai Nanako dan Mimiko setelah mereka minta bantuan untuk menghabisi makhluk yang pakai tubuh Geto.

Tapi, anehnya, waktu giliran Jogo, Sukuna nggak buru-buru mengambil tindakan. Penasaran kenapa? Nah, yuk kita bahas!

Pertama, Sukuna muncul karena Yuji nelepin banyak jari dari Mimiko-Nanako dan Jogo. Langsung setelah Dagon kalah, Jogo langsung ngerasain ada jari Sukuna.

Dia langsung kejar ke tempat Yuji dan ketemu Nanako-Mimiko yang udah bikin tanda kutukan Sukuna muncul. Nah, Jogo langsung ‘bersihin’ mereka dan kasih Yuji sekitar 10 jari lagi. Jadi, menurut Jogo sendiri, Yuji sudah menelan 15 jari kutukan!

Terus, sebagai bentuk terima kasih karena udah dikasih jari, Sukuna minta ketiganya bilang apa yang mereka mau.

Abis bangkit, Sukuna langsung potong lengan Jogo dan hampir aja bantai mereka berdua gara-gara Sukuna merasa dianggap rendah sama mereka.

Jadi, Sukuna minta Mimiko dan Nanako cerita dulu apa yang mereka mau. Baru setelah itu, Jogo boleh ngomongin keinginannya.

Makanya, Sukuna langsung bunuh kedua saudari itu karena nggak suka diatur cuma gara-gara satu jari. Ternyata, mereka minta Sukuna bunuhin entitas yang pakai tubuh Geto, junjungan mereka.

Keduanya nggak mau tubuh yang dihormati dipakai seenaknya sama makhluk kutukan itu. Tapi, sebagai gantinya, mereka mau kasih tau lokasi jari Sukuna yang lain.

Sayangnya, Sukuna langsung ‘game over’ mereka. Kayaknya Sukuna nggak rela diatur-atur cuma gara-gara satu jari aja.

Saat Jogo bicara, Sukuna kaget karena Jogo bilang dia nggak mau apa-apa. Malah, Jogo minta Sukuna buat Binding Vow sama Yuji biar bisa punya tubuh pemuda itu buat selamanya.

Sukuna nolak karena punya rencana lain. Tapi, sebagai penghargaan atas banyaknya jari yang udah diberikan, Sukuna tawarin kesepakatan lain buat Jogo.

Akhirnya, Sukuna dan Jogo bikin kesepakatan. Jogo boleh ngehadap Sukuna dan bertarung. Aturannya simpel, kalo Jogo bisa landasin satu serangan, Sukuna rela jadi bawahan grup Mahito.

Tapi, Sukuna juga punya syarat, dia mau bunuh semua manusia di Shibuya kecuali satu orang, yaitu Megumi.

Jadi, bisa dibilang, Jogo nggak langsung dihabisin Sukuna karena dia lebih banyak kasih jari ketimbang Mimiko dan Nanako. Nah, begitulah ceritanya, gimana pendapat kalian? Seru banget kan plotnya!

Menelusuri Kejayaan dan Kekuatan Sukuna dalam Dunia Anime Jujutsu Kaisen

  • Siapa yang mengalahkan Sukuna dulu?

Dalam kisah epik Jujutsu Kaisen, Sukuna mengalami kekalahan yang cukup mengesankan. Kebenaran bahwa Sukuna dulu dikalahkan oleh para jujutsu sorcerer terkenal, yaitu Kento Nanami dan Yuta Okkotsu.

Pertarungan ini tidak hanya menggambarkan kekuatan luar biasa para jujutsu sorcerer tersebut, tetapi juga membuka pintu menuju narasi yang lebih mendalam dalam alur cerita.

  • Apakah Sukuna raja iblis?

Meskipun Sukuna dikenal sebagai “Raja Kutukan” atau “Raja Iblis,” sebenarnya dia bukanlah raja iblis dalam arti konvensional. Sukuna adalah sebuah makhluk yang sangat kuat dan ditakuti di dunia Jujutsu Kaisen. Gelarnya sebagai “raja” muncul dari kekuatannya yang luar biasa dan reputasinya sebagai kutukan yang sulit dikalahkan.

  • Mengapa Sukuna memilih Megumi?

Sukuna memilih Megumi Fushiguro sebagai “host” atau tuan rumah bagi sebagian besar keberadaannya karena Megumi memiliki bakat dan potensi yang sangat besar dalam dunia jujutsu.

Pilihan Sukuna ini tidak semata-mata acak; Megumi memiliki kemampuan alami yang luar biasa dan kekuatan batin yang mampu menampung kekuatan Sukuna.

  • Apa kekuatan Sukuna?

Kekuatan Sukuna tidak bisa dianggap enteng. Dia adalah salah satu makhluk paling kuat di dunia Jujutsu Kaisen. Sukuna memiliki kemampuan untuk mengendalikan energi kutukan, memberinya kekuatan serangan dan pertahanan yang luar biasa. Selain itu, dia juga memiliki koleksi teknik dan sihir yang sangat mematikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *