Kepala BPBJ Parigi Moutong: Permintaan Oknum Kontraktor dan PPK untuk Menangkan Perusahaan Tertentu Tidak Bisa Dilakukan

waktu baca 2 menit
Foto: Kepala BPBJ Parigi Moutong menegaskan bahwa setiap proses tender harus mengikuti prosedur yang berlaku. Ia menolak permintaan oknum untuk memenangkan perusahaan tertentu dan memastikan integritas dalam kompetisi tender.
Home > Berita Pilihan > Kepala BPBJ Parigi Moutong: Permintaan Oknum Kontraktor dan PPK untuk Menangkan Perusahaan Tertentu Tidak Bisa Dilakukan

Kepala BPBJ Parigi Moutong: Permintaan Oknum Kontraktor dan PPK untuk Menangkan Perusahaan Tertentu Tidak Bisa Dilakukan

Prosedur Tender Ketat, Tidak Ada Celah untuk Intervensi

SulawesitodayKepala BPBJ Parigi Moutong, Moh Afliyanto Hamzah. Menegaskan bahwa setiap proses tender di Parigi Moutong harus mengikuti prosedur yang berlaku.

Dan tidak ada celah untuk memenangkan perusahaan tertentu melalui intervensi pihak luar.

Prosedur Tender yang Ketat

Moh Afliyanto Hamzah menjelaskan. Bahwa beberapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari sejumlah dinas. Sempat mencoba untuk mempengaruhi hasil tender agar memenangkan perusahaan tertentu.

Namun, permintaan tersebut ditolak karena bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Apalagi menambah dokumen saat proses lelang terjadi. Dulu dengan sistem manual masih dimungkinkan. Tetapi dengan sistem saat ini hal seperti itu sudah tidak bisa dilakukan,” ujarnya, Senin 8 Juli 2024.

Konsistensi dalam Proses Tender

Afliyanto juga menegaskan. Pihaknya, sebagai Kelompok Kerja (Pokja) tender. Selalu menjalankan proses sesuai prosedur tanpa adanya intervensi.

Bahkan, ada kontraktor yang mengklaim diarahkan untuk memenangkan paket pekerjaan tertentu. Namun klaim tersebut tidak dilayani.

“Kami juga tidak pernah menerima arahan yang aneh-aneh dari pimpinan,” tambahnya.

Integritas dan Kompetisi Adil

Ia menekankan pentingnya mengikuti prosedur yang berlaku. Dan tidak melanggar aturan, meskipun ada yang mengaku diarahkan untuk memenangkan tender.

“Mohon maaf, kita sekarang mengecek harga bagus. Dokumen bagus, kita ok saja,” kata Afliyanto.

Dia juga memastikan. Tidak pernah ada pertemuan khusus dengan pihak tertentu yang mengikuti tender. Kecuali pada tahap pembuktian.

“Kalau toh ada yang seperti itu. Kami hanya menyampaikan silakan untuk berkompetisi dengan adil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *