Oknum Polwan Polres Buol Dipecat! Perbuatannya Dinilai Tak Layak

waktu baca 2 menit
Foto: Polres Buol mengadakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat terhadap seorang perwira polwan yang dinilai tidak layak menjadi anggota Polri. Upacara tersebut dihadiri oleh beberapa peleton dari berbagai satuan tanpa kehadiran yang bersangkutan. (Amirullah)
Home > Berita Pilihan > Oknum Polwan Polres Buol Dipecat! Perbuatannya Dinilai Tak Layak

Oknum Polwan Polres Buol Dipecat! Perbuatannya Dinilai Tak Layak

Upacara PTDH Dilaksanakan Tanpa Kehadiran yang Bersangkutan

Sulawesitoday – Senin 8 Juli 2024. Polres Buol menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Terhadap seorang perwira polwan di lapangan upacara Polres Buol, tanpa kehadiran yang bersangkutan.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, M.A.P.

Kronologi Upacara PTDH

Upacara PTDH dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WITA. Dan dihadiri oleh beberapa peleton dari berbagai satuan. Termasuk PJU, Satuan Samapta, Lalulintas, Staf Gabungan, dan Gabungan Reskrim/Narkoba.

Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana menyampaikan amanat kepada seluruh personel.

Agar selalu melaksanakan tugas dengan baik dan penuh disiplin. Serta menjaga etika, moral, dan perbuatan. Sesuai norma yang berlaku baik di lingkungan tempat tinggal. Maupun dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Pesan Kapolres Buol

Kapolres Buol menekankan pentingnya peristiwa ini sebagai pelajaran bagi seluruh anggota.

“Saya selaku pimpinan di Polres ini berpesan dan mengajak. Agar peristiwa ini hendaknya dapat dijadikan contoh dan pelajaran. Upacara semacam ini seyogyanya tidak terjadi namun secara terpaksa kita harus lakukan,” ujarnya.

Prosedur dan Mekanisme PTDH

Kasihumas Polres Buol Ipda Ridwan, S. IP menjelaskan. Bahwa penerbitan PTDH telah melalui mekanisme dan proses yang panjang. Sesuai prosedur hukum yang akuntabel dan selaras dengan hasil sidang KKEP.

Perwira polwan yang bersangkutan, Iptu YYR, diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun dinilai sudah tidak layak menjadi anggota Polri. Sehingga terbitlah Skep Kapolri Nomor: KEP/878/VI/2024 tanggal 3 Juni 2024. Tentang PTDH yang berlaku mulai 30 Juni 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *