Banner kesbanpol2 2024

Basarnas Kendari Mencari 19 Korban Kapal Tenggelam di Mawasangka Tengah

waktu baca 2 menit
Basarnas Kendari Mencari 19 Korban Kapal Tenggelam di Mawasangka Tengah - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara, tengah berupaya keras dalam pencarian 19 korban kapal yang tenggelam di Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Basarnas Kendari Mencari 19 Korban Kapal Tenggelam di Mawasangka Tengah – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara, tengah berupaya keras dalam pencarian 19 korban kapal yang tenggelam di Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Insiden tenggelamnya kapal ini diduga disebabkan oleh kelebihan muatan penumpang setelah selesai mengikuti kegiatan konser perayaan hari ulang tahun di Buton Tengah. Sebanyak 15 korban diketahui telah meninggal dunia akibat musibah ini.

Muhammad Arafah, Kepala Basarnas Kendari, dalam keterangannya pada hari Senin, menyatakan bahwa kapal penyeberangan antar desa tersebut mengalami kecelakaan ketika dalam perjalanan dari Lanto menuju Desa Lagii setelah acara perayaan di Buton Tengah.

Proses pencarian korban tenggelam dilakukan oleh dua tim. Tim pertama melakukan penyelaman di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, sementara tim kedua melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan rubberboat dan longboat.

Saat ini, ada 6 orang yang berhasil diselamatkan dari musibah tersebut. Mereka adalah Marlina (18 tahun), Putri Hanudin (14 tahun), Salsia (26 tahun), Egi (20 tahun), Heni Marlina (23 tahun), dan Paramita (15 tahun) dengan alamat di Desa Lagili.

Namun, 15 korban lainnya telah dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan proses identifikasi di Puskesmas Mawasangka Timur. Identitas korban yang meninggal antara lain Yanti (20 tahun), Sayana (38 tahun), Narti (19 tahun), Elena (24 tahun), Nurasafila (26 tahun), Eti Fariski (18 tahun), Darni (17 tahun), Lakiran (46 tahun), Afkar (15 tahun), Gadis (16 tahun), Irma (17 tahun), Muh Rifal (16 tahun), Waunde (37 tahun), Lusnawati (17 tahun), dan Muh. Kisan (7 tahun), semuanya beralamat di Desa Lagili.

Seluruh korban yang telah diidentifikasi dan dinyatakan meninggal dunia telah diserahkan kembali kepada keluarga korban, sementara korban selamat masih menjalani perawatan.

Hingga saat ini, tim pencarian masih terus berupaya mencari 19 korban yang belum ditemukan. Jumlah penumpang kapal saat kejadian diperkirakan mencapai 40 orang.

Basarnas Kendari terus bekerja keras untuk mengakhiri proses pencarian dengan keselamatan korban sebagai prioritas utama. Semoga pencarian ini segera berhasil, dan keluarga korban yang tertimpa musibah mendapatkan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Baca juga: Cek Jadwalnya, Segera Dibagikan SK Guru PPPK se-Sulteng

Basarnas Kendari Mencari 19 Korban Kapal Tenggelam di Mawasangka Tengah - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara, tengah berupaya keras dalam pencarian 19 korban kapal yang tenggelam di Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.
Basarnas Kendari Mencari 19 Korban Kapal Tenggelam di Mawasangka Tengah – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara, tengah berupaya keras dalam pencarian 19 korban kapal yang tenggelam di Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *