Banner DLH 2024,d

Kadis Kominfo Santik Jadi Narasumber: Memimpin Transformasi Digital Melalui Aplikasi Pemerintah

waktu baca 2 menit
Kadis Kominfo Santik Jadi Narasumber: Memimpin Transformasi Digital Melalui Aplikasi Pemerintah

Kadis Kominfo Santik Jadi Narasumber: Memimpin Transformasi Digital Melalui Aplikasi Pemerintah

Sulawesitoday– Sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman digital di kalangan pendidik, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, Sudaryano R. Lamangkona, berperan sebagai narasumber dalam Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Thematic Academy (TA). Acara ini diselenggarakan di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulteng pada Jumat, 22 Maret 2024.

Mendukung Transformasi Digital Melalui Aplikasi Pemerintah

Dalam acara yang diikuti oleh 100 guru SMA dan SMK di Kota Palu, Sudaryano memaparkan pentingnya pembangunan dan pengembangan aplikasi di lingkungan pemerintah daerah. “Pengetahuan digital mencakup pemahaman dan keterampilan yang diperlukan untuk beroperasi dan berpartisipasi efektif dalam lingkungan teknologi digital,” ungkapnya.

Menurut Sudaryano, aplikasi pemerintahan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan berbagai aspek, seperti pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, dan kesehatan. “Aplikasi seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” tambahnya.

Langkah-langkah Menuju Penerapan Aplikasi Baru

Sudaryano juga menyoroti langkah-langkah yang perlu diambil dalam pembuatan aplikasi baru di luar yang sudah ada. Pertama, perlu disiapkan dokumen kebutuhan perangkat lunak yang menjelaskan secara rinci fungsi, manfaat, proses bisnis, dan arsitektur data yang akan digunakan dalam aplikasi tersebut. Selanjutnya, dokumen kerangka acuan kerja perancangan aplikasi juga menjadi hal penting untuk dipersiapkan.

“Dalam pengembangan aplikasi baru, koordinasi dan supervisi dari Dinas Kominfo sangat diperlukan. Pengujian aplikasi yang dirancang juga harus dilakukan secara menyeluruh sebelum diimplementasikan ke infrastruktur layanan SPBE,” jelas Sudaryano.

Dengan pengetahuan yang diberikan melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat menjadi agen perubahan dalam mempercepat transformasi digital di sekolah dan masyarakat sekitar.

ChatGPT can make mistakes. Consider checking important

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *