Kenapa Zoro Selalu Tersesat di One Piece? Ini Alasannya!

waktu baca 3 menit
Kenapa Zoro Selalu Tersesat di One Piece? Ini Alasannya!Pertanyaan mengenai kenapa Zoro selalu tersesat di dunia One Piece memang selalu bikin kepala kita berputar, ya? Ini dia beberapa alasan yang mungkin bisa kita pertimbangkan bersama.

Kenapa Zoro Selalu Tersesat di One Piece? Ini Alasannya!

Pertanyaan mengenai kenapa Zoro selalu tersesat di dunia One Piece memang selalu bikin kepala kita berputar, ya? Ini dia beberapa alasan yang mungkin bisa kita pertimbangkan bersama.

Pertama-tama, Eiichiro Oda, sang kreator One Piece, sampai saat ini masih belum memberi jawaban pasti mengenai fenomena unik ini.

Sepertinya Zoro memang sosok yang selalu terjebak dalam situasi kocak yang melibatkan arah dan petunjuk jalan.

Keberadaan Zoro yang sering tersesat ini bisa jadi sekadar bagian dari sentuhan humor khas Oda yang suka menyelipkan sisi kocak pada karakter serius.

Ingat saja betapa lucunya karakter-karakter lain dalam One Piece yang sebelumnya terkesan serius, seperti Charlotte Katakuri yang suka makan dengan cara yang unik atau King yang punya serangan konyol yang membuatnya terlihat nggak sepenuhnya keren.

Oda memang terkenal suka menghadirkan sisi-sisi lucu pada karakter-karakternya yang pada dasarnya serius.

Selain itu, kita juga bisa melihat bahwa Zoro sejak awal perjalanan bersama Luffy sudah menghadapi masalah tersesat ini.

Dalam dialog di bab 8 One Piece, Zoro mengaku bahwa dia pergi mencari seseorang (yang kemudian kita tahu adalah Mihawk) dan tidak bisa kembali.

Sejak saat itu, Zoro menjadi seorang pemburu bajak laut untuk mencari nafkah karena dia merasa tidak punya pilihan lain. Jadi, kesukaan Zoro tersesat ini sudah terjadi sejak awal perjalanannya.

Topik terkait

Meski ada yang curiga kalau ini berkaitan dengan kutukan Sandai Kitetsu yang diperoleh Zoro di Loguetown, namun penuturan Shimotsuki Kozaburo pada bab 1033 menunjukkan bahwa pedang terkutuk seperti Sandai Kitetsu lebih cenderung memiliki kepribadian sulit diatur, bukan memicu kebiasaan tersesat.

Misteri Zoro yang Menggelitik: Menguak Rahasia di Balik Tersesatnya Sang Pemburu Pedang

  • Kenapa Zoro Selalu Tersesat?

Tidak dapat dipungkiri, kemampuan navigasi Zoro memang sering kali menjadi sorotan. Namun, sebenarnya, ini bukanlah karena ketidakmampuannya.

Melainkan, ini adalah sebuah lelucon dan ciri khas dari karakternya. Meskipun tampak serius dan tegas, Zoro juga memiliki sisi kocak yang sering muncul melalui aksinya yang selalu tersesat.

Mungkin, ini adalah cara Oda, sang kreator, untuk memberikan sentuhan humor dalam petualangan epik ini.

  • Siapa yang Menebas Mata Kiri Zoro?

Pertanyaan ini seringkali membuat penggemar penasaran. Momen dramatis ini terjadi saat Zoro bersama dengan kru Topi Jerami pertama kali menghadapi Bartholomew Kuma di Kepulauan Sabaody. Kuma menggunakan kemampuannya untuk memindahkan rasa sakit dan luka dari rekan-rekan Zoro ke batu yang kemudian diubah menjadi gelembung.

Ini menyebabkan Zoro kehilangan satu mata, namun, penggemar sepakat bahwa penebasan itu adalah simbolis dan sebenarnya tidak merusak kemampuan Zoro sebagai pedang.

  • Kenapa Zoro Tidak Pernah Tersenyum Lagi?

Sejak kehilangan mata kirinya, Zoro memang terlihat lebih serius dan jarang tersenyum. Namun, ini bukan berarti dia tidak memiliki momen-momen humor atau kebahagiaan.

Lebih tepatnya, ini mencerminkan transformasi karakter yang serius dalam perjalanannya. Zoro memiliki tekad yang kuat untuk mencapai impian dan janji-janjinya kepada rekan-rekannya, yang mungkin membuatnya tampak kurang ‘ringan’. Meskipun begitu, Zoro tetaplah karakter yang penuh karisma dengan pesona tersendiri.

  • Sejak Kapan Zoro Buta Arah?

Pertanyaan ini merujuk pada kemampuan navigasinya yang sering kali dipertanyakan. Ternyata, Zoro sebenarnya memiliki kemampuan navigasi yang cukup baik, tetapi, seperti yang disebutkan sebelumnya, kesesatannya lebih kepada lelucon dan ciri khas karakter.

Jadi, Zoro sebenarnya tidak buta arah, melainkan sebuah elemen humor yang membuatnya semakin menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *