Kesal dengan Pemdes, Warga Desa Bugis Utara Ancam Pindah Domisili ke Desa Bugis Induk

waktu baca 2 menit
Plt. Kadis PMPD Parimo, Agus Salim. Foto: Aswadin

Sulawesitoday – Puluhan warga Desa Bugis Utara, yang terletak di Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, mengancam akan melakukan perpindahan domisili ke Desa Bugis Induk.

Ancaman ini diutarakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang aspirasi, Senin (15/1/2024), yang melibatkan anggota DPRD Komisi IV.

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap pelayanan publik yang dianggap kurang maksimal di Desa Bugis Utara. Salah satu warga, Sardin J. Balie, menyatakan bahwa kebijakan yang diterapkan oleh oknum Kepala Desa dinilai kurang memadai dan tidak memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat.

“Apapun itu, kami tetap akan pindah ke Desa Bugis Induk. Karena pelayanan di Desa kami ini kurang baik,” tegas Sardin J. Balie.

Menurutnya, upaya masyarakat untuk berkomunikasi dan mengurus berbagai kebutuhan mereka selalu diabaikan, serta minimnya respons dari pemerintah desa setempat menjadi alasan utama keputusan warga untuk pindah domisili.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Parigi Moutong, Agus Salim, merespons ancaman tersebut dengan mengimbau agar warga Desa Bugis Utara tidak pindah domisili ke Desa Bugis Induk.

“Jadi saya minta janganlah pindah. Karena sudah bersusah payah kita melakukan pemekaran kemudian kembali lagi ke Desa Induk,” ujar Agus Salim.

Agus Salim berharap agar masyarakat Desa Bugis Utara dapat mengurungkan niatnya untuk pindah dan mempertimbangkan kembali keputusannya untuk tidak kembali ke Desa Bugis Induk.

Perlu diingat, pemerintah setempat telah melakukan pemekaran desa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, namun niat warga untuk pindah dapat memberikan dampak negatif terhadap upaya tersebut. Semua pihak diharapkan dapat mencari solusi bersama guna meningkatkan kualitas pelayanan di Desa Bugis Utara dan mengatasi ketidakpuasan masyarakat.

Baca juga: Ekspor Perdana Durian Parigi Moutong ke Thailand: Potensi 300 ribu ton

Topik terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *