Banner kesbanpol2 2024

Komitmen Pemprov Sulteng dalam Menjaga Stabilitas Harga: Antisipasi Inflasi dengan Kolaborasi Nasional

waktu baca 2 menit
Komitmen Pemprov Sulteng dalam Menjaga Stabilitas Harga: Antisipasi Inflasi dengan Kolaborasi Nasional

Komitmen Pemprov Sulteng dalam Menjaga Stabilitas Harga: Antisipasi Inflasi dengan Kolaborasi Nasional

Sulawesitoday – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dengan mengambil langkah-langkah antisipasi inflasi yang konkret.

Melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2024, yang diadakan secara daring melalui zoom meeting oleh Kementerian Dalam Negeri RI, Pemprov Sulteng menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi potensi kenaikan harga yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Sinergi Melalui Kolaborasi Nasional

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto, yang mewakili Gubernur dalam rakor tersebut, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan inflasi.

“Kami berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak terkait dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah kami,” ujarnya.

Langkah Antisipasi dan Kolaborasi Efektif

Dalam rapat tersebut, selain mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga memimpin rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Mereka membahas strategi serta inovasi untuk menyesuaikan kebijakan nasional dengan kondisi lokal, guna mencari langkah penanganan yang efektif.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak inflasi terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pantauan Stabilitas Harga di Sulteng

Rudi Dewanto juga menjelaskan bahwa kondisi inflasi di Provinsi Sulawesi Tengah saat ini masih relatif stabil. Meskipun demikian, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap harga-harga kebutuhan pokok.

“Kami telah memantau secara aktif harga kebutuhan pokok melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) serta melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga,” ungkapnya.

Kolaborasi Seluruh Pihak

Rakor ini dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Irjen Pol Tomsi Tohir Balaw, dan dihadiri oleh Menteri Kabinet RI, Kepala Instansi Vertikal, serta para Gubernur, Bupati, dan Walikota dari seluruh Indonesia. Kolaborasi lintas sektor dan antarwilayah diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan komitmen yang kuat dan kolaborasi yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan upaya pengendalian inflasi ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah serta Indonesia pada umumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *