Banner DLH 2024,d

Operasi Keselamatan Tinombala 2024: 28 Kecelakaan Terjadi, 8 Orang Meninggal

waktu baca 2 menit
Dalam periode sepuluh hari Operasi Keselamatan Tinombala 2024, terjadi 28 kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari menyampaikan bahwa delapan orang telah kehilangan nyawa akibat kecelakaan tersebut. 

Operasi Keselamatan Tinombala 2024: 28 Kecelakaan Terjadi, 8 Orang Meninggal

Sulawesitoday – Operasi Keselamatan Tinombala 2024 yang digelar di Provinsi Sulawesi Tengah sejak tanggal 4 Maret telah menorehkan catatan yang menyedihkan. 

Dalam sepuluh hari pelaksanaannya, terjadi 28 kecelakaan lalu lintas dengan korban jiwa mencapai delapan orang.

Kecelakaan Lalu Lintas di Tengah Operasi Keselamatan Tinombala 2024

Dalam periode sepuluh hari Operasi Keselamatan Tinombala 2024, terjadi 28 kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Kasubbid Penmas Kompol Sugeng Lestari menyampaikan bahwa delapan orang telah kehilangan nyawa akibat kecelakaan tersebut. 

Selain itu, 24 orang mengalami luka berat dan 36 lainnya mengalami luka ringan. Kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materiil mencapai Rp 116.100.000.

Dalam sebuah pernyataan, Kompol Sugeng Lestari mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka kecelakaan lalu lintas tersebut. 

“Jumlah korban jiwa dan luka yang terjadi selama Operasi Keselamatan Tinombala 2024 mencerminkan perlunya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi menjaga keselamatan bersama,” katanya.

Kompol Sugeng Lestari juga menyoroti upaya preventif dan preemtif yang telah dilakukan oleh Satgas Operasi Keselamatan Tinombala 2024. 

Meskipun telah dilaksanakan kegiatan preventif sebanyak 22.364 kali dan kegiatan preemtif sebanyak 14.720 kegiatan, angka kecelakaan lalu lintas masih terbilang tinggi. 

“Kami terus berupaya memberikan edukasi dan pengawasan secara maksimal agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tambahnya.

Penyuluhan dan penyebaran leaflet, sticker, spanduk, dan billboard telah menjadi bagian dari upaya Satgas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. 

Meskipun demikian, Kompol Sugeng menekankan pentingnya ketaatan terhadap aturan lalu lintas sebagai langkah utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *