Banner kesbanpol2 2024

Pemerintah Dorong Pendaftaran Indikasi Geografis dan Merek Kolektif untuk Produk Unggulan

waktu baca 2 menit
Pemerintah Dorong Pendaftaran Indikasi Geografis dan Merek Kolektif untuk Produk Unggulan. Foto: Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar (Humas Kemenkumham Sulteng)

Pemerintah Dorong Pendaftaran Indikasi Geografis dan Merek Kolektif untuk Produk Unggulan

Palu, Sulawesi Tengah – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mendaftarkan produk unggulan daerah sebagai Indikasi Geografis (IG) dan Merek Kolektif.

Hal ini untuk melindungi produk dari pelanggaran dan meningkatkan nilai jualnya di pasaran.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, mengatakan bahwa KI, termasuk IG dan Merek Kolektif, dapat memberikan perlindungan hukum atas produk-produk unggulan daerah. Hal ini penting untuk mencegah pelanggaran dan meningkatkan daya saing produk di pasaran.

“Pendaftaran IG dan Merek Kolektif akan memberikan kepastian hukum dan melindungi produk dari peniruan dan penggunaan yang tidak sah,” kata Hermansyah dalam kegiatan “Eksplore Kekayaan Intelektual Tahun 2024” di Palu, Selasa 5 Maret 2024.

Hermansyah mencontohkan, Ikan Sidat Marmorata dan Tenun Nambo adalah dua produk unggulan Sulteng yang telah terdaftar sebagai IG.

Pendaftaran IG terbukti meningkatkan harga jual produk, seperti Ikan Sidat Marmorata yang naik dari Rp50.000/kg menjadi Rp150.000/kg setelah terdaftar.

Kanwil Kemenkumham Sulteng mencatat beberapa potensi IG di Sulteng, antara lain Bawang Goreng (Kota Palu), Kopi Sigi (Kab. Sigi), Durian Parimo (Kab. Parigi Moutong), Beras Kambah (Kab. Poso), dan Kopi Tanambi (Kab. Tojo Unauna).

Hermansyah berharap Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menggali dan melindungi potensi KI di Sulteng.

“Dengan demikian, KI dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan memacu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *