GIF-banner-2024

Pemprov Sulteng Gandeng TNI Dorong Produktivitas KPN

waktu baca 2 menit
Foto: TNI bersama Pemprov Sulteng panen jagung di Kawasan Pangan Nusantara (KPN) di Desa Talaga, Kabupaten Donggala. (Aswadin)

Pemprov Sulteng Gandeng TNI Dorong Produktivitas KPN

Sulawesitoday – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna meningkatkan produktivitas pertanian di Kawasan Pangan Nusantara (KPN) di Desa Talaga, Kabupaten Donggala.

Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan produktivitas pertanian untuk mendukung suplai bahan pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), ungkap Tenaga Ahli Gubernur M Ridha Saleh.

“Program ini dilaksanakan melalui manunggal petani dan TNI sebagai upaya percepatan produktivitas pertanian dalam mendukung suplai bahan pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagaimana harapan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura,” kata Tenaga Ahli Gubernur M Ridha Saleh di Palu, Sabtu.

Langkah Awal: Program Diluncurkan di Desa Talaga

Demi percepatan produktivitas, Pemprov Sulteng dan Korem 132/Tadulako segera meluncurkan program tersebut di KPN di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas.

Saat ini, sekitar 100 prajurit TNI, terdiri dari 20 Koramil, ditugaskan untuk membantu petani menata dan membersihkan lahan pascapanen perdana komoditas jagung di blok 1.

“Blok 1 memiliki luas lahan kurang lebih 80 hektare, yang telah dimanfaatkan untuk kegiatan pertanaman sekitar 15 hektare,” ujarnya.

Keterlibatan Kelompok Tani dan Program Pertanian

Pemprov Sulteng membentuk kelompok tani untuk memanfaatkan lahan seluas 100 hektare, dengan skema dan komoditas tertentu seperti jagung, cabai, tomat, kacang tanah, semangka, dan pepaya.

“Semua sudah rampung, untuk 100 hektare langkah awal akan dimanfaatkan dengan skema satu kelompok terdiri dari 40 orang dan mengelola 10 hektare didampingi TNI dan fasilitator atau penyuluh pertanian dengan komoditas tanaman tertentu yang sudah diprogramkan seperti jagung, cabai, tomat, kacang tanah, semangka dan pepaya,” kata dia menambahkan.

Keterlibatan Perguruan Tinggi dan Program Merdeka Belajar

Pemprov Sulteng juga mengupayakan keterlibatan perguruan tinggi di Sulteng melalui program merdeka belajar.

Mahasiswa diberdayakan untuk belajar di KPN, termasuk jurusan sosiologi dan ekonomi pembangunan, sebagai upaya untuk mewujudkan pengembangan kawasan yang lebih optimal.

Perkembangan dan Tantangan ke Depan

Setelah diresmikan Wakil Presiden pada 2023, luas lahan yang terbuka di kawasan pangan kurang lebih 100 hektare. Namun, hasil panen jagung perdana baru mencapai 4 ton per hektare.

“Memang hasilnya masih perlu di genjot, panen jagung perdana saat kami kunjungi baru dapat 4 ton per hektare, namun sejauh ini pertumbuhannya baik, saat ini yang harus segera diupayakan yakni pipanisasi air bersih untuk mendukung pertumbuhan tanaman,” kata dia menuturkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *