Pilu! Anak 4 tahun di Tangerang alami kekerasan ibu tiri, terungkap dari laporan RT

waktu baca 2 menit
Anak 4 tahun di Tangerang alami kekerasan ibu tiri, terungkap dari laporan RTSeorang anak perempuan berusia 4 tahun di Tangerang menjadi korban kejam ibu tirinya sendiri.

Anak 4 tahun di Tangerang alami kekerasan ibu tiri, terungkap dari laporan RT

Seorang anak perempuan berusia 4 tahun di Tangerang menjadi korban kejam ibu tirinya sendiri.

Laporan Ketua RT setempat mengungkapkan korban mengalami luka lebam dan memar di seluruh tubuhnya akibat perlakuan kejam sang ibu tiri.

Kasus ini mencuat setelah Ketua RT setempat menerima informasi dari warga dan pemilik kontrakan. Ibu tiri berinisial NL (38) telah diamankan oleh pihak berwajib dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, menjelaskan  pelapor pertama kali mendapat informasi tentang tindak penganiayaan terhadap anak di bawah umur ini dari warga dan pemilik kontrakan. Terduga pelaku adalah ibu tiri korban.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui tindak kekerasan tersebut dilakukan karena kesal, merasa sulit mengingatkan korban untuk tidak sering ke luar rumah,” ungkap Kombes Zain.

Ibu tiri, NL, telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 76 C Jo Pasal 80 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Meskipun demikian, polisi memutuskan untuk tidak menahan pelaku dengan alasan kemanusiaan, mengingat pelaku masih memiliki anak yang berusia 9 bulan.

Meski pelaku tidak ditahan, polisi menegaskan  penyidikan kasus ini masih terus berlanjut.

Sejumlah saksi sedang dimintai keterangan terkait kejadian tragis ini. Informasi lebih lanjut akan terus diupdate seiring berjalannya penyidikan.

Topik terkait

Kejadian ini mencuat di media sosial setelah postingan viral menunjukkan luka lebam pada tubuh korban, memicu reaksi keras dari masyarakat.

Perhatian publik pun semakin meningkat terhadap perlindungan anak dan penanganan kasus kekerasan domestik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *