Sulawesitoday - PSS Sleman berupaya keras memutus tren negatif di BRI Liga 1 2024 2025. Tim ini telah gagal meraih poin dalam dua laga awal musim setelah kalah dari Persebaya Surabaya dan Persik Kediri.
Kini, mereka akan berhadapan dengan Semen Padang pada pekan ketiga di Stadion PTIK, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2024.
Pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes, menyadari pentingnya laga ini. Dia berharap kemenangan bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain.
"Adaptasi berjalan lancar meski hasil belum memuaskan," ungkap Wagner. Dia menambahkan, dengan bantuan penerjemah dan komunikasi yang lebih baik, tim diharapkan dapat memberikan performa terbaik di lapangan.
Kapten PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, juga optimis timnya bisa bangkit. Gelandang berusia 34 tahun ini menekankan bahwa kerja keras seluruh elemen tim sangat dibutuhkan untuk mencapai target.
Baca Juga: Tiga Pemain Andalan Persebaya Berambisi Remukkan Barito Putera di Pekan Ketiga BRI Liga 1 2024 2025
"Optimistis apa yang diberikan tim pelatih cukup bagus, dan mereka cukup percaya diri menghadapi musim ini," ujarnya.
Pertandingan melawan Semen Padang sangat krusial bagi PSS Sleman untuk mengakhiri rentetan hasil buruk. Kekalahan dalam dua pertandingan awal membuat posisi PSS Sleman terpuruk di klasemen sementara BRI Liga 1.
Selain itu, hukuman pengurangan tiga poin akibat kasus pengaturan skor Liga 2 2018 juga menambah tekanan pada klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut.
Tidak hanya kemenangan, tambahan tiga poin sangat diperlukan untuk menghapus minus poin di klasemen. Kim Jeffrey Kurniawan menyebut suasana tim saat ini positif, meski ada perubahan pemain.
Baca Juga: Lanjutan BRI Liga 1 2024 2025, Pelatih PSBS Biak Optimis Bangkit Saat Lawan PSIS Semarang
"Bahasanya universal, tim pelatih membawa semangat baru," katanya.
PSS Sleman harus segera bangkit jika ingin keluar dari situasi sulit. Pertandingan melawan Semen Padang adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu berkompetisi di BRI Liga 1 2024/2025.