Sulawesitoday - Cristiano Ronaldo, salah satu pesepakbola terbaik dunia, memiliki alasan yang sangat pribadi dan mengharukan mengapa ia menolak membuat tato pada tubuhnya.
Pada tahun 2012, Cristiano Ronaldo mengungkapkan alasan utama ia menolak membuat tato pada tubuhnya.
Ronaldo memilih tidak memiliki tato agar ia bisa mendonorkan darah secara rutin tanpa hambatan.
Donor darah sering dilakukan Ronaldo sebagai bagian dari komitmennya untuk membantu orang lain.
Pemain berusia 39 tahun ini pertama kali menjadi Donor Darah dan sumsum tulang pada tahun 2011.
Ronaldo mendaftar sebagai donor setelah mengetahui putra rekan setimnya, Carlos Martins, didiagnosis menderita leukemia.
Putra Carlos Martins memerlukan transfusi darah dan sumsum tulang secara rutin untuk pengobatannya.
Ronaldo menyatakan bahwa proses mendonorkan sumsum tulang tidak lebih rumit dari donor darah biasa dan tidak menimbulkan rasa sakit.
Ronaldo menegaskan bahwa ia akan dengan senang hati melakukannya lagi jika dibutuhkan untuk membantu anak-anak yang sakit.
Kampanye yang dipromosikan Ronaldo sejak saat itu berfokus pada pentingnya donor darah dan sumsum tulang.
Pada tahun 2013, Ronaldo berbicara kepada stasiun radio Spanyol tentang pentingnya donor darah dan sumsum tulang.
Ia mengatakan bahwa semua orang bisa membuat perbedaan dengan mendonorkan darah, karena setiap donasi dapat membantu tiga orang.