Sulawesitoday - Belanda akan menghadapi Bosnia Herzegovina dalam laga pembuka UEFA Nations League A 2024/2025 Grup 3 pada Minggu, 8 September 2024, di Philips Stadion, Eindhoven. Laga ini merupakan kesempatan bagi Belanda untuk menebus kegagalan di semifinal Euro 2024, sementara Bosnia-Herzegovina datang dengan misi sulit setelah gagal lolos dari kualifikasi Euro.
Pertandingan diperkirakan akan berjalan sengit, dengan prediksi kemenangan 2-0 untuk Belanda.
Belanda, di bawah asuhan Ronald Koeman, akan tampil dengan strategi serangan cepat dan formasi 4-3-3, yang mengandalkan pemain kunci seperti Memphis Depay dan Cody Gakpo. Kedua pemain ini diharapkan dapat menciptakan banyak peluang di lini depan.
Selain itu, kehadiran Virgil van Dijk sebagai pemimpin pertahanan juga menjadi andalan dalam menjaga kestabilan lini belakang Belanda.
Sementara itu, Bosnia-Herzegovina dipimpin oleh pelatih Sergej Barbarez, yang kemungkinan besar akan menerapkan strategi defensif untuk menahan gempuran serangan dari Belanda. Edin Dzeko, yang menjadi ujung tombak serangan, diharapkan bisa memanfaatkan celah di pertahanan Belanda.
Meski demikian, performa terkini Bosnia yang mencatat lima kekalahan beruntun menunjukkan tantangan besar bagi mereka.
Perjalanan Belanda di Euro 2024 sebelumnya memperlihatkan performa yang cukup baik. Setelah menang 2-1 atas Polandia, imbang 0-0 dengan Prancis, dan kalah tipis 2-3 dari Austria, mereka tetap berhasil lolos sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik.
Namun, di babak semifinal melawan Inggris, Belanda harus mengakui keunggulan lawan setelah kebobolan gol penalti dari Harry Kane dan gol menit akhir oleh Ollie Watkins.
Koeman optimistis dengan kekuatan timnya. "Kami memiliki tim yang kuat dan taktik yang dinamis, kami siap menghadapi Bosnia," ujarnya. Dengan materi pemain muda berbakat, Belanda berharap dapat memulai kampanye UEFA Nations League kali ini dengan kemenangan yang meyakinkan.
Bosnia-Herzegovina, yang tidak lolos ke Euro 2024, datang dengan catatan buruk di pertandingan sebelumnya. Dalam lima laga terakhir, mereka selalu menelan kekalahan, termasuk dari Inggris dan Italia dalam laga persahabatan.
Namun, Barbarez berharap anak asuhnya bisa bangkit dan memberikan perlawanan berarti di pertandingan ini.