prediksi-bola

Eliano Reijnders Resmi Jadi WNI: Bergabung dengan Timnas Indonesia, Mewakili Fenomena Kakak Beradik yang Membela Timnas Berbeda

Sabtu, 7 September 2024 | 20:19 WIB
Eliano Reijnders segera dinaturalisasi jadi WNI dan siap bela Timnas Indonesia. Fenomena kakak beradik di timnas berbeda seperti Thiago-Rafinha berulang. #SepakBola #TimnasIndonesia #Naturalisasi (Amirullah)

Sulawesitoday - Eliano Reijnders, gelandang muda berusia 23 tahun, kini semakin dekat menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Pemain kelahiran Finlandia ini sedang dalam proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Reijnders juga mengikuti jejak beberapa pasangan kakak beradik yang memilih membela timnas berbeda.

Eliano Reijnders Siap Membela Indonesia

Eliano Reijnders telah tiba di Jakarta dan bertemu dengan Ketua PSSI, Erick Thohir, pada Jumat, 6 September 2024. Pertemuan ini merupakan bagian dari proses naturalisasi Reijnders yang disebut-sebut akan memperkuat Timnas Indonesia.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Eliano dan dukungannya untuk menjadi WNI,” kata Erick Thohir setelah pertemuan tersebut.

Baca Juga: Semangat Miracle of Kazan Ala Shin Tae-yong Mempengaruhi Taktik Timnas Indonesia Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

Fenomena Kakak Beradik di Timnas Berbeda

Fenomena kakak beradik yang membela timnas berbeda bukan hal baru dalam dunia sepak bola. Kasus Eliano Reijnders dan kakaknya, Tijjani Reijnders, menambah daftar panjang fenomena tersebut. Eliano, yang siap menjadi bagian dari Indonesia, berbeda jalan dengan Tijjani, yang disebut-sebut lebih memilih untuk tetap di jalur yang berbeda.

Thiago dan Rafinha Alcantara, Contoh Lainnya

Fenomena serupa juga terjadi pada Thiago dan Rafinha Alcantara. Thiago, gelandang berbakat, memilih membela Spanyol, sementara adiknya Rafinha membela Brasil.

Meski tumbuh dalam keluarga yang sama, mereka mengambil keputusan yang berbeda di tingkat timnas.

Taulant dan Granit Xhaka Juga Alami Hal Sama

Pasangan kakak beradik Taulant dan Granit Xhaka juga memilih jalan berbeda di kancah sepak bola internasional. Taulant memutuskan membela Albania, sementara Granit lebih memilih memperkuat Swiss.

Mereka menjadi contoh kuat bagaimana preferensi karier bisa memecah keluarga dalam hal tim nasional.

Pasangan Kakak Beradik Lainnya di Dunia Sepak Bola

Halaman:

Tags

Terkini