Sulawesitoday - Manchester United kembali menunjukkan taringnya di bawah pelatih baru, Ruben Amorim. Dalam pertandingan Liga Inggris pekan ke-13, mereka berhasil menghancurkan Everton dengan skor telak 4-0 di Old Trafford.
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Amorim, yang akhirnya mencatat kemenangan perdananya di Liga Inggris.
Gol pembuka tercipta di menit ke-34, ketika Marcus Rashford memanfaatkan umpan matang dari Bruno Fernandes.
Aksi tersebut langsung menyuntikkan semangat baru pada para pemain MU, dan tujuh menit berselang, Joshua Zirkzee menggandakan keunggulan lewat sebuah penyelesaian klinis—lagi-lagi berkat assist Fernandes.
Babak kedua dimulai dengan gemilang. Hanya satu menit setelah kick-off, Rashford kembali mencetak gol, mengukuhkan dominasinya dalam laga ini. Dan sebelum waktu berakhir, Zirkzee menutup pertandingan dengan gol keduanya di menit ke-64, memastikan Everton pulang tanpa poin.
Baca Juga: Generasi Emas Baru, Timnas Indonesia Jadi Tim Termuda di Piala AFF 2024
Apa artinya hasil ini untuk Manchester United? Dengan tambahan tiga poin, Setan Merah kini berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan total 19 poin.
Sebuah langkah maju yang signifikan mengingat performa mereka yang inkonsisten sebelumnya. Sementara itu, Everton semakin terperosok di posisi ke-15, hanya unggul satu poin dari zona degradasi.
Banyak yang melihat kemenangan ini sebagai bukti nyata dampak Ruben Amorim. Setelah periode awal yang kurang meyakinkan, hasil ini bisa menjadi pondasi untuk membangun momentum. Namun, tantangan ke depan tidak kalah berat, dengan jadwal padat dan lawan-lawan tangguh di Liga Inggris.
Di sisi lain, performa Rashford dan Fernandes menjadi sorotan. Tidak hanya mencetak dua gol, Rashford juga menunjukkan kepemimpinan di lapangan. Sementara Fernandes, dengan dua assistnya, kembali membuktikan perannya sebagai otak serangan Manchester United.
Everton, di bawah Sean Dyche, tampak kewalahan menghadapi tempo permainan tuan rumah. Dengan kekalahan ini, tekanan terhadap sang pelatih semakin meningkat. Apakah mereka mampu bangkit dari keterpurukan ini? Waktulah yang akan menjawab.
Jika Anda seorang penggemar sepak bola, ini adalah pengingat bahwa setiap pertandingan bisa menjadi momen bersejarah. Dan bagi MU, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan awal dari kebangkitan yang telah lama dinantikan.