Sulawesitoday - Theo Hernandez, nama yang dulu tenggelam di bangku cadangan Real Madrid, kini menjadi salah satu bek kiri paling dicari di dunia sepak bola.
Transformasi kariernya di AC Milan tidak hanya membuat Rossoneri kembali kompetitif, tetapi juga membangun reputasinya sebagai andalan di Timnas Prancis. Namun, masa depannya di Milan kini berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian.
Meski kontraknya masih berlaku hingga 2026, rumor tentang kepergiannya semakin santer terdengar. Manchester United menjadi salah satu klub yang menunjukkan minat besar.
Pelatih Ruben Amorim bahkan disebut sangat menyukai gaya permainan Theo, yang tak hanya solid dalam bertahan tetapi juga eksplosif saat membantu serangan.
"Theo adalah pemain yang bisa membawa keseimbangan di sisi kiri kami," ujar salah satu sumber dekat klub.
Namun, Bayern Munchen kini muncul sebagai pesaing serius. Menurut laporan jurnalis Florian Plettenberg, raksasa Bundesliga itu berniat mengincar Theo untuk menggantikan Alphonso Davies, yang kabarnya sedang didekati Real Madrid.
Baca Juga: Klasemen Manchester United di Liga Inggris Usai Hajar Everton 4-0
Dengan situasi kontrak Davies yang berakhir pada 2025, Bayern tampaknya ingin bergerak cepat untuk mengamankan opsi pengganti yang sepadan.
Lalu, bagaimana peluang kedua klub ini? United punya masalah cedera yang kronis di posisi bek kiri. Luke Shaw dan Tyrell Malacia sering kali absen, sehingga mendatangkan Theo menjadi prioritas mutlak.
Sementara itu, Bayern memiliki daya tarik unik—sebuah proyek dominasi di Eropa dengan skuad yang sudah mapan.
Meski begitu, AC Milan tentu tidak akan melepas Theo begitu saja. Bek berusia 26 tahun ini adalah aset penting mereka, baik dari segi kualitas maupun komersial. Tawaran besar pasti dibutuhkan untuk membujuk Milan agar melepasnya.
Bagi Theo sendiri, keputusan ini akan menentukan langkah besar berikutnya dalam kariernya. Apakah dia akan memilih tantangan baru di Premier League bersama United, atau bergabung dengan Bayern untuk melanjutkan dominasinya di Bundesliga?
Satu hal yang pasti: musim panas 2025 akan menjadi panggung drama transfer yang menarik untuk diikuti.