Sulawesitoday - Pertandingan sengit antara PSM Makassar dan Borneo FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin (2/12/2024), berlangsung intens sejak peluit pertama berbunyi. Tim asuhan Bernardo Tavares, yang mengincar kemenangan perdana setelah tiga hasil imbang berturut-turut, langsung tancap gas. Namun, rapatnya pertahanan Borneo FC sempat membuat frustrasi lini serang Juku Eja.
Permainan pada 10 menit pertama terkesan hati-hati. Kedua tim berusaha membaca pergerakan lawan dan menutup ruang, sehingga peluang emas masih nihil. Tapi seperti yang sering terjadi dalam sepak bola, momen krusial tiba-tiba datang. Dan kali ini, bintang utamanya adalah Latyr Fall.
Di menit ke-16, melalui sepak pojok yang tampaknya tak berbahaya, kesalahan antisipasi pemain belakang Borneo FC membuka peluang besar bagi PSM. Bola liar di kotak penalti langsung disambar oleh Latyr Fall dengan tembakan keras yang tak mampu dihalau Nadeo Argawinata. Gol tersebut bukan hanya mengubah papan skor menjadi 1-0, tetapi juga menyuntikkan semangat besar bagi tim tamu.
Baca Juga: Misi Kebangkitan Borneo FC! PSM Siap Jegal, Big Match BRI Liga 1 Ditunggu-Tunggu
Latyr Fall, yang biasanya bermain sebagai gelandang serang, menunjukkan ketenangan luar biasa di momen tersebut. Bernardo Tavares mungkin bisa bernapas lega sejenak. Mengingat bagaimana tiga hasil imbang sebelumnya terasa seperti beban psikologis bagi para pemain, gol ini membawa angin segar untuk perjuangan PSM di Liga 1 musim ini.
Sementara itu, pelatih Borneo FC, Pieter Huistra, tampaknya harus segera mengevaluasi lini pertahanannya. Kesalahan fatal seperti ini tak bisa dibiarkan terus terjadi, terutama melawan tim yang dikenal piawai memanfaatkan peluang bola mati seperti PSM.
Namun, laga ini masih jauh dari selesai. Dengan formasi 4-3-3 di kedua kubu, permainan menyerang terus dipertontonkan. Nama-nama seperti Stefano Lilipaly di Borneo FC dan Nermin Haljeta di PSM bisa menjadi pembeda di babak kedua.
Akankah gol Latyr Fall menjadi penentu? Ataukah Borneo FC mampu membalikkan keadaan? Yang pasti, para pendukung di Stadion Batakan dan mereka yang menyaksikan di layar kaca tak akan kecewa dengan aksi kedua tim sejauh ini.