Sulawesitoday - Siapa sangka, pemain yang kini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia itu memulai kariernya dari kompetisi grassroot di Surabaya? Rizky Ridho, bek tengah berusia 23 tahun, adalah bukti nyata bahwa pembinaan usia muda yang konsisten bisa melahirkan bintang besar.
Ia bukan hanya andalan di lini belakang Timnas era Shin Tae-yong, tetapi juga salah satu pemain Liga 1 dengan nilai pasar tertinggi saat ini, mencapai 500 ribu Euro atau sekitar Rp 8,3 miliar.
Perjalanan dari Surabaya ke Pentas Nasional
Ridho lahir dari sistem pembinaan internal Persebaya Surabaya—klub yang sudah lama dikenal menghasilkan talenta-talenta terbaik Indonesia. Mulai dari Ernando Ari hingga Marselino Ferdinan, Persebaya membuktikan komitmennya dalam mencetak pemain muda berkualitas.
Kompetisi internal mereka menjadi arena pembelajaran yang menempa Ridho sejak dini. "Persebaya layak mendapat apresiasi setinggi-tingginya," ucap seorang pengamat sepak bola lokal.
Ridho berkembang menjadi pemain dengan kemampuan yang nyaris komplet. Penempatan posisi yang matang, keahlian tekel yang presisi, serta keunggulannya dalam duel udara menjadikannya salah satu bek tengah terbaik di Indonesia saat ini. Dengan tinggi badan 1,83 meter, ia mampu memenangi duel udara yang sering menjadi penentu di kotak penalti.
Baca Juga: Rafael Struick Diragukan Tampil Lawan Myanmar, Hokky Caraka Siap Ambil Alih
Hot Property di Liga 1 dan Timnas
Sebagai kapten Timnas U-22 dan pemain inti di Timnas senior, Ridho nyaris tak tergantikan. Meskipun persaingan semakin ketat dengan hadirnya pemain keturunan, ia tetap dipercaya untuk menjaga lini belakang.
Performa gemilangnya melawan Vietnam di Piala AFF menjadi salah satu bukti kehebatannya. "Dia sangat solid meskipun masih muda," puji Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.
Nilai pasarnya yang melambung tinggi di Transfermarkt semakin memperkuat statusnya sebagai hot property di Liga 1. Namun, seperti yang sering diperdebatkan, angka tersebut tidak selalu mencerminkan realitas sepak bola Indonesia yang tertutup soal upah dan transfer.
Rumor J.League dan Ambisi Luar Negeri
Dalam beberapa pekan terakhir, Ridho dikabarkan tengah diincar klub Jepang, FC Tokyo. Rumor ini mengundang reaksi beragam. Sebagian publik antusias, sementara yang lain skeptis mengingat perlakuan klub-klub Jepang terhadap pemain Indonesia sebelumnya.
"Saya tidak punya pendapat soal itu, tapi Ridho selalu menunjukkan komitmen luar biasa," ujar pelatih Persija, Carlos Pena, yang kini menjadi klub tempat Ridho bermain.