Sulawesitoday - Duel Crystal Palace dan Manchester City pada 8 Desember 2024 penuh aksi dan emosi. Dengan hasil akhir 2-2, satu nama bersinar di atas lainnya: Will Hughes. Perannya dalam laga ini tidak hanya memengaruhi jalannya pertandingan tetapi juga menyelamatkan Palace dari tekanan raksasa Liga Inggris.
Hughes memulai pertandingan dengan gaya, memberikan assist cantik kepada Daniel Muñoz. Baru empat menit berjalan, Palace sudah unggul 1-0 berkat visi Hughes yang luar biasa. Umpannya bukan sekadar kebetulan—bola diarahkan tepat di jalur pergerakan Muñoz, membongkar pertahanan City yang biasanya solid.
Namun, City bukan tim yang mudah menyerah. Gol balasan dari Kevin De Bruyne memaksa Palace untuk kembali bekerja keras. Di babak kedua, Hughes lagi-lagi menjadi dalang. Lewat tendangan sudut presisi tinggi, Maxence Lacroix menyundul bola ke gawang. Sekali lagi, Crystal Palace memimpin.
Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan lama. Erling Haaland, seperti biasa, menjadi mimpi buruk lawan dengan gol penyama kedudukan. Meski begitu, kontribusi Hughes tetap menjadi sorotan. Bahkan Pep Guardiola mengakui setelah pertandingan, “Will Hughes punya permainan yang luar biasa. Dia tahu bagaimana memanfaatkan ruang.”
Baca Juga: Sosok Penerus Rodri di Manchester City, Bruno Guimarães Siap Didatangkan Pep Guardiola
Konteks Lebih Luas
Crystal Palace memang tak asing dengan perlawanan gigih melawan tim besar. Namun, fakta bahwa mereka bisa mengimbangi City dengan bantuan Hughes membuktikan kemampuan tim ini untuk bersaing. Hughes juga menunjukkan lebih dari sekadar kreator; ia rajin membantu lini tengah dan bertahan dengan cermat.
City sendiri tampaknya menghadapi masalah yang sudah sering dibicarakan: dominasi bola tanpa hasil maksimal. Dengan 68% penguasaan bola, mereka tetap tak mampu menghentikan momentum Palace di banyak momen.
Bagi Hughes, ini bukan sekadar statistik. Dia sedang membangun reputasi sebagai pemain yang mampu tampil besar di pertandingan penting. Untuk seorang pemain Palace, itu berarti segalanya.
Performa Hughes di Selhurst Park malam itu adalah pengingat bahwa terkadang, pahlawan datang dari tempat yang tak terduga. Crystal Palace memang harus terus berjuang menjauh dari papan bawah, tetapi jika Hughes bisa konsisten, tim ini punya harapan.