Sulawesitoday - Thailand benar-benar tampil superior di laga pembuka Grup A Piala AFF 2024. Menghadapi Timor Leste di Hang Day Stadium, Vietnam, pada Minggu malam (8 Desember 2024), mereka sukses mengukir kemenangan telak 10-0. Skor ini bukan sekadar angka besar, tapi juga pernyataan tegas tentang ambisi Thailand di turnamen ini.
Sejak menit awal, dominasi Thailand sudah terlihat. Baru empat menit laga berjalan, Ben Davies mencetak gol pembuka dengan mudah, memanfaatkan kelengahan barisan belakang Timor Leste. Gol ini seakan menjadi pemicu untuk pesta gol berikutnya. Bahkan sebelum jeda, Thailand sudah unggul 4-0 berkat tambahan gol dari Patrik Gustavsson, Suphanat Mueanta, dan satu lagi dari Davies.
Babak kedua, alih-alih menurunkan intensitas, Thailand malah semakin brutal. Suphanat menambah koleksi golnya pada menit ke-54, sementara Seksan Ratree mencetak dua gol hanya dalam rentang lima menit. Teerasak Poeiphimai ikut berpesta dengan dua gol di penghujung laga, sebelum Nicholas Mickelson memastikan skor akhir menjadi dua digit. Kalau Anda pikir Thailand akan bermain aman, jelas bukan itu skenarionya.
Baca Juga: Pelatih Myanmar Percaya Diri: Kalau Beruntung, Tiga Poin dari Indonesia Bukan Mustahil
Sementara itu, Timor Leste benar-benar kewalahan. Pertahanan mereka yang memang sudah dikenal rapuh semakin terekspos. Statistik tidak pernah clean sheet dalam 23 laga terakhir seakan menjadi kutukan nyata. Junildo Pereira, sang kiper, terlihat tak berdaya menghadapi gempuran Thailand. Bahkan, pergantian kiper yang dilakukan di pertengahan babak kedua tidak banyak membantu.
Kemenangan ini langsung menempatkan Thailand di puncak klasemen Grup A dengan selisih gol yang fantastis. Sebaliknya, Timor Leste harus menerima nasib di dasar klasemen dengan selisih gol minus 10. Bagi Thailand, hasil ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka adalah favorit juara yang harus diwaspadai semua lawan.
Namun, ini bukan hanya tentang skor besar. Ini tentang bagaimana level permainan yang begitu timpang bisa terjadi di sebuah turnamen besar. Mungkin ini menjadi pengingat bahwa kualitas skuad dan persiapan sangat menentukan di turnamen seperti Piala AFF. Bagi Timor Leste, perjalanan masih panjang, tetapi evaluasi menyeluruh wajib dilakukan.