prediksi-bola

Timnas Malaysia dan Manchester United Sepakat: Kebobolan dari Sepak Sudut Harus Diperbaiki

Senin, 9 Desember 2024 | 16:49 WIB
Timnas Malaysia dan Manchester United punya satu kesamaan mencolok: lemah di sepak sudut. Apa penyebabnya, dan bagaimana cara mereka memperbaikinya?

Sulawesitoday - Ada yang menarik dari Piala AFF 2024 kali ini. Timnas Malaysia, yang disebut-sebut sebagai salah satu tim unggulan, justru menunjukkan kelemahan mencolok dalam bertahan. Dan yang lebih unik, kelemahan ini membuat mereka mirip dengan Manchester United di Premier League!

Di laga pembuka Grup A melawan Kamboja, Malaysia bermain imbang 2-2. Skor ini sebetulnya tak terlalu buruk untuk sebuah laga tandang. Namun, cara kebobolan mereka—khususnya dari sepak sudut—memicu tanda tanya besar. Gol Sa Ty pada menit ke-60, yang berasal dari situasi bola mati, mengingatkan kita pada kelemahan yang sama yang sering terlihat pada Manchester United belakangan ini.

Pau Marti: “Kami Harus Lebih Baik!”

Pelatih Malaysia, Pau Marti, tak menutupi kekecewaannya. Ia mengakui bahwa ini adalah masalah yang terus berulang. “Dua laga berturut-turut, kami kebobolan dari bola mati. Ini jelas bukan kebetulan. Kami harus memperbaiki ini,” ujarnya dengan nada frustrasi.

Marti, yang dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan teknis, menambahkan bahwa kelemahan ini menjadi fokus utama mereka untuk laga-laga selanjutnya. Dan jika melihat rekam jejaknya, pria asal Spanyol ini bukan tipe pelatih yang suka mencari alasan.

Baca Juga: West Ham dan Fulham Adu Cepat, Douglas Luiz Jadi Rebutan di Bursa Januari 2025

Manchester United Juga Punya Masalah yang Sama

Kemiripan ini tak berhenti di Malaysia. Di Inggris, Manchester United tengah menjadi bahan pembicaraan hangat karena isu serupa. Baru-baru ini, MU kalah dari Nottingham Forest dengan skor 2-3, di mana salah satu gol datang dari sepak sudut. Bahkan ketika kalah 0-2 dari Arsenal, dua gol Arsenal berasal dari situasi bola mati.

Ruben Amorim, pelatih MU, mengakui bahwa timnya punya masalah serius dalam bertahan. “Kami mencoba memperbaikinya. Namun, hasilnya belum terlihat di lapangan,” katanya.

Mengapa Sepak Sudut Jadi Masalah Besar?

Kedua tim ini, meski berlaga di kompetisi yang berbeda, memiliki satu kesamaan: kurangnya organisasi di lini belakang saat menghadapi sepak sudut. Ini sering kali terjadi karena kurangnya komunikasi, penempatan pemain yang salah, atau minimnya fokus saat bola masuk ke kotak penalti.

Namun, yang menarik adalah fakta bahwa kedua pelatih—Marti dan Amorim—mengakui kelemahan ini secara terbuka. Ini menunjukkan bahwa permasalahan ini bukan hal yang mudah untuk diselesaikan, bahkan dengan pelatih-pelatih berpengalaman sekalipun.

Apa yang Bisa Dipelajari?

Untuk para penggemar dan pelatih amatir, kelemahan Malaysia dan MU ini bisa jadi pelajaran berharga. Sepak sudut sering kali dianggap remeh, tetapi kenyataannya, situasi bola mati justru menjadi salah satu sumber gol terbesar dalam sepak bola modern.

Latihan dan penempatan pemain yang benar di momen-momen ini sangat penting. Tak peduli seberapa baik sebuah tim bermain, jika mereka lemah di sepak sudut, mereka akan terus berada dalam bahaya.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday.com! Dapatkan update terbaru seputar Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Tinggal klik di sini dan langsung JOIN!

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com.

Tags

Terkini