Sulawesitoday - Sebuah pertandingan sarat gengsi akan digelar di Gewiss Stadium. Atalanta, tim yang sedang dalam performa terbaiknya, akan menjamu juara bertahan Real Madrid di matchday 6 Liga Champions 2024/2025. Kick-off dijadwalkan Rabu, 11 Desember 2024, pukul 03.00 WIB. Anda bisa menyaksikannya secara langsung di SCTV atau streaming di Vidio.
Bagi Atalanta, ini bukan sekadar laga biasa. Performa mereka musim ini benar-benar mengesankan. Dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang di fase liga, Atalanta belum terkalahkan. Sementara itu, Real Madrid justru tampil inkonsisten—dengan hanya dua kemenangan dari lima pertandingan. Namun, catatan buruk Madrid di fase ini tak membuat mereka kehilangan status favorit.
“Pertemuan kami di Super Cup menunjukkan betapa tangguhnya Madrid,” ujar Gian Piero Gasperini, pelatih Atalanta. Ia mengakui bahwa kekalahan 0-2 pada Agustus lalu menjadi pelajaran besar. Saat itu, Kylian Mbappe mencetak gol debutnya bersama Madrid, dan Federico Valverde mengunci kemenangan.
Atalanta di Puncak Performa
Jika bicara momentum, Atalanta jelas lebih unggul. Dalam lima laga terakhir, mereka selalu menang. Tak hanya itu, sembilan kemenangan berturut-turut di semua kompetisi menunjukkan stabilitas permainan. Ademola Lookman, Charles De Ketelaere, dan Mateo Retegui menjadi motor serangan yang sulit dihentikan.
Laga terbaru melawan AC Milan di Serie A memperlihatkan kemampuan Atalanta untuk menundukkan tim besar. Gol Lookman dan De Ketelaere membawa kemenangan 2-1. Statistik lainnya juga mengesankan: Atalanta baru kebobolan satu gol di Liga Champions sejauh ini. Sebuah pencapaian luar biasa, mengingat ketatnya persaingan di grup mereka.
Namun, ada kendala. Absennya Juan Cuadrado, Davide Zappacosta, dan Gianluca Scamacca karena cedera dapat memengaruhi kedalaman skuad mereka. Gasperini harus pandai meramu strategi tanpa pemain-pemain kunci tersebut.
Real Madrid: Dalam Bayang-Bayang Inkonsistensi
Sebaliknya, Real Madrid menghadapi banyak tantangan. Kekalahan dari Liverpool dan Athletic Bilbao di pekan-pekan terakhir menunjukkan bahwa stabilitas permainan belum sepenuhnya mereka temukan. Meski begitu, kemenangan 3-0 atas Girona di La Liga akhir pekan lalu memberikan secercah harapan. Gol-gol dari Mbappe, Jude Bellingham, dan Arda Guler menjadi bukti bahwa lini serang Madrid tetap berbahaya.
Namun, masalah cedera tak bisa diabaikan. Absennya Ferland Mendy, Eduardo Camavinga, David Alaba, dan Eder Militao menjadi pukulan telak bagi lini belakang mereka. Carlo Ancelotti, sang pelatih, tampaknya harus mengandalkan pemain muda seperti Garcia dan Raul di barisan pertahanan.
“Kami tahu Atalanta sedang dalam performa terbaiknya. Tapi, ini Liga Champions, dan kami adalah Real Madrid,” kata Ancelotti dalam konferensi pers.
Strategi dan Prediksi Skor
Kedua tim memiliki pendekatan yang sangat berbeda. Atalanta, dengan formasi 3-4-2-1, akan mengandalkan permainan cepat dari sayap dan serangan balik yang mematikan. Di sisi lain, Madrid tetap setia dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan kreativitas Bellingham dan kecepatan Mbappe di depan.