prediksi-bola

Arsenal Selamat dari Kekalahan Berkat Gol Dramatis Saliba, VAR Pun Jadi Sorotan

Selasa, 10 Desember 2024 | 13:00 WIB
Arsenal vs Fulham berakhir imbang 1-1. Gol Saliba dari set-piece jadi penyelamat, tapi VAR batalkan gol Saka. Dominasi tanpa hasil jadi sorotan.

Sulawesitoday - Arsenal kembali harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang oleh Fulham dengan skor 1-1 dalam laga Premier League yang berlangsung pada 8 Desember 2024. William Saliba menjadi penyelamat Arsenal melalui gol dari set-piece di babak kedua, melanjutkan tren impresif Arsenal dalam mencetak gol dari bola mati.

Namun, jangan tertipu oleh angka penguasaan bola (67%) dan jumlah tembakan (12) yang mereka miliki. Arsenal tampak seperti macan kertas di laga ini, mendominasi permainan tanpa hasil yang memuaskan. "Kami harus lebih klinis di depan gawang," ungkap Mikel Arteta setelah pertandingan, menyoroti kegagalan timnya mengkonversi peluang emas.

Jalannya Pertandingan: Saliba Penyelamat, VAR Penghalang

Fulham memberikan kejutan di awal pertandingan. Lewat serangan pertama mereka, Raul Jimenez berhasil mencetak gol di menit ke-11. Arsenal tampak kewalahan merespons meski memiliki dominasi penuh atas bola. Hingga babak pertama berakhir, tak ada peluang Arsenal yang benar-benar mengancam gawang Bernd Leno.

Memasuki babak kedua, Arsenal akhirnya menunjukkan taringnya. William Saliba menyamakan kedudukan di menit ke-52 lewat sundulan tajam hasil sepak pojok Bukayo Saka. Itu adalah gol ke-15 Arsenal dari situasi set-piece sepanjang tahun 2024—angka yang mencerminkan kekuatan strategi bola mati Arteta.

Baca Juga: Prediksi Dinamo Zagreb vs Celtic Liga Champions 2024, Duel Penentuan di Tengah Ketidakpastian

Ketegangan mencapai puncaknya di menit-menit akhir ketika Bukayo Saka mencetak gol yang tampak sebagai penentu kemenangan. Namun, VAR membatalkan momen tersebut karena posisi offside. Keputusan ini memupus harapan Arsenal meraih tiga poin penting.

Analisis: Kekuatan Set-Piece dan Ketangguhan Fulham

Statistik menunjukkan Arsenal menciptakan 12 tembakan dengan 4 tepat sasaran, berbanding hanya 2 tembakan milik Fulham. Sayangnya, penyelesaian akhir tetap menjadi masalah klasik bagi The Gunners. Saliba memang menyelamatkan mereka, tetapi ketergantungan Arsenal pada bola mati bisa menjadi pedang bermata dua jika tak segera diimbangi dengan produktivitas dari permainan terbuka.

Fulham, di sisi lain, layak mendapatkan pujian. Dengan penguasaan bola hanya 33%, mereka mampu bertahan dari tekanan Arsenal dan memanfaatkan peluang yang ada. Empat kartu kuning yang mereka terima menunjukkan determinasi tinggi dalam menjaga lini pertahanan.

Hasil ini membuat Arsenal tetap bertengger di posisi ketiga klasemen dengan 29 poin, tetapi ancaman dari Chelsea semakin nyata. Kekalahan Liverpool di pekan yang sama sebenarnya membuka peluang bagi Arsenal, namun ketidakmampuan mereka memanfaatkan momentum bisa berujung fatal dalam perburuan gelar.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday.com!
Dapatkan update terbaru seputar Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Tinggal klik di sini dan langsung JOIN!

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com.

Tags

Terkini