GIF-banner-2024

Seperti Apa Galaksi Baru yang Ditemukan Astronom Spanyol?

waktu baca 2 menit
Seperti Apa Galaksi Baru yang Ditemukan Astronom Spanyol - Seorang astronom Spanyol, Elio Quiroga Rodriguez, telah berhasil menemukan galaksi baru yang menjadi induk dari sebuah galaksi aktif (AGN). Galaksi ini teridentifikasi melalui analisis foto-foto Galaksi Sombrero yang diambil oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Seperti Apa Galaksi Baru yang Ditemukan Astronom Spanyol – Seorang astronom Spanyol, Elio Quiroga Rodriguez, telah berhasil menemukan galaksi baru menjadi induk dari sebuah galaksi aktif (AGN).

Galaksi ini teridentifikasi melalui analisis foto-foto Galaksi Sombrero diambil Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Temuan ini memberikan wawasan tentang sifat dan karakteristik AGN.

Serta keberadaan lubang hitam atau aktivitas pembentukan bintang di inti galaksi.

Area pusat galaksi yang lebih terang daripada lingkungannya dikenal sebagai galaksi aktif (AGN).

Dalam penelitian ini, galaksi yang ditemukan menunjukkan AGN yang sangat energik.

Dapat disebabkan oleh keberadaan lubang hitam atau aktivitas pembentukan bintang di pusatnya.

Para astronom biasanya mengklasifikasikan AGN dalam dua tipe berdasarkan karakteristik garis emisinya.

Yaitu, AGN tipe 1 dengan garis emisi lebar dan sempit, serta AGN tipe 2 dengan garis emisi sempit.

Namun, studi terbaru ini menunjukkan beberapa AGN mengalami transisi antara tipe spektrum berbeda.

Menciptakan fenomena yang disebut sebagai AGN dengan tampilan yang berubah-ubah.

Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap foto-foto Galaksi Sombrero ditangkap Teleskop Hubble.

Rodriguez memfokuskan analisis pada objek tertentu di pusat cahaya galaksi itu.

Pada akhirnya teridentifikasi sebagai galaksi spiral berpalang dengan AGN di pusatnya.

Galaksi baru ini diberi nama “Galaksi Iris” oleh para astronom.

Galaksi Iris memiliki pusat dominan, inti, serta dua lengan spiral.

Terdiri dari bintang-bintang muda dan debu yang panas.

Berdasarkan data dari Aladin Sky Atlas RGB, galaksi ini memiliki kecepatan radial sekitar 1.359 km/detik.

Terdapat dua skenario untuk jarak Galaksi Iris dari Bumi.

Jika terkait secara gravitasi dengan Galaksi Sombrero, jaraknya diperkirakan sekitar 1.000 tahun cahaya.

Namun jika tidak terkait, jaraknya mencapai sekitar 65 juta tahun cahaya.

Penemuan ini juga mengindikasikan adanya pancaran sinar-X dari Galaksi Iris.

Kecerahannya, sekitar 18 tredecillion erg/detik, yang mengisyaratkan adanya inti galaksi yang aktif.

Meskipun demikian, pengamatan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah galaksi ini termasuk dalam kategori AGN tipe 1 atau tipe 2.

Temuan ini membuka pintu untuk pemahaman lebih lanjut tentang galaksi aktif dan peranannya dalam ekosistem galaksi yang lebih luas.

Ragam artikel LUAR ANGKASA
(Klik gambar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *