Ah, cerita tentang Itachi Uchiha selalu menyimpan misteri yang menarik, terutama ketika kita membahas mengapa dia tidak mengambil Mangekyou Sharingan ayahnya, Fugaku. Nah, mari kita kupas satu per satu alasan yang mungkin mendasari keputusan Itachi.
Pertama-tama, kita tidak bisa melewatkan fakta bahwa Itachi bukanlah sosok yang haus akan kekuatan. Dia tidak tergila-gila dengan ambisi untuk menjadi lebih tangguh atau hebat dari yang lain.
Mungkin itu sebabnya dia tidak pernah mengincar mata Fugaku. Baginya, kekuatan bukanlah tujuan utama. B
ahkan, ketika dia berbohong kepada adiknya, Sasuke, bahwa matanya dapat digunakan untuk menciptakan Eternal Mangekyou Sharingan, itu hanyalah trik agar Sasuke dapat memiliki kekuatan untuk melindungi dirinya sendiri.
Lalu, mari kita perhatikan rencana dan misi Itachi yang terkenal rumit. Membantai klannya dan memastikan keamanan Sasuke adalah dua tujuan utamanya.
Setelah misinya selesai, terutama setelah pembantaian di klannya, tujuan utamanya tercapai. Tidak masuk akal baginya untuk mengambil mata ayahnya setelah itu. Itachi mungkin melihatnya sebagai langkah yang tidak perlu, tidak sesuai dengan rencana awalnya.
Tentu saja, kita tidak boleh melupakan sisi moral dari karakter Itachi. Meskipun dia terlibat dalam tindakan membunuh yang mengerikan, kita tidak bisa menganggapnya sebagai sosok yang jahat.
Itachi melakukan apa yang dia lakukan karena terpaksa, untuk menghindari konflik yang lebih besar. Ketika dia harus membunuh kedua orang tuanya, kita melihat sisi manusiawinya yang sulit. Mengambil mata ayahnya kemungkinan besar dianggapnya tidak etis dan tidak mungkin dilakukannya.
Mungkin keputusan Itachi untuk tidak mengambil Mangekyou Sharingan ayahnya bisa dipahami dengan melihat karakternya yang tidak tergila-gila pada kekuatan, rencana misi yang telah tercapai, dan pertimbangan etis yang selalu dia pertahankan.
Bagaimana menurutmu? Apakah ada aspek lain yang mungkin kita lewatkan? Semua ini hanya teori, tentu saja, tapi menyenangkan untuk merenungkan misteri di balik langkah-langkah Itachi.
Menguak Misteri Itachi Uchiha: Fakta Menarik di Balik Kebijakan Mata Sharingan
- Kenapa Itachi tidak mengambil mata Fugaku?
Dalam pertarungan epik antara Itachi dan Fugaku Uchiha, banyak yang bertanya mengapa Itachi tidak mengambil mata ayahnya setelah mengalahkannya.
Jawabannya, meskipun mengejutkan, ternyata terletak pada alasan pribadi Itachi. Menurut penelusuran mendalam, Itachi memiliki rasa hormat yang mendalam terhadap Fugaku.
Meskipun bertentangan dalam hal pandangan politik dan masa depan Klan Uchiha, Itachi memutuskan untuk tidak "mengumpulkan trofi" dengan mengambil mata ayahnya sebagai tanda penghormatan terakhir.
- Mengapa Itachi tidak menggunakan mata Shisui?
Pertanyaan ini sering muncul karena mata Shisui Uchiha, yang dikenal sebagai "Kotoamatsukami," memiliki kekuatan pengendalian pikiran yang luar biasa.
Menurut penelitian lebih lanjut, Itachi sebenarnya berencana menggunakan mata Shisui untuk memimpin Klan Uchiha ke arah yang benar.
Namun, rencananya terhalang oleh fakta bahwa Shisui mengorbankan dirinya sendiri sebelum Itachi memiliki kesempatan untuk mengambil mata tersebut.
- Siapa yang membunuh Izumi?
Izumi Uchiha, teman masa kecil Itachi, juga memiliki kisah tragis. Pencarian melalui berbagai sumber membuktikan bahwa Itachi sendiri yang secara tidak langsung bertanggung jawab atas kematian Izumi.
Dalam percakapan mereka, Itachi menggunakan Tsukuyomi untuk membuat Izumi merasakan seluruh hidup bersama-sama, memaksa dirinya untuk mati demi menghindari kehidupan yang tak tertahankan.
- Siapa guru Itachi Uchiha?
Guru Itachi adalah salah satu faktor kunci yang membentuk kemampuan dan karakternya. Menurut informasi yang dapat dipercaya, Itachi belajar di bawah bimbingan jutsu dan strategi kelas dunia dari Jiraiya, salah satu Sannin legendaris. Kombinasi antara bakat alaminya dan bimbingan dari Jiraiya menciptakan ninja yang luar biasa.
Baca juga: Bagaimana Itachi Lepas dari Edo Tensei di Naruto? Ini Jawabannya