Sulawesitoday - Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an Kabupaten Majene mendapatkan gemblengan mental khusus untuk menghadapi persaingan ketat tingkat Provinsi Sulawesi Barat.
Langkah krusial ini diambil guna memastikan seluruh peserta mampu tampil percaya diri dan keluar sebagai juara.
“Kita semua berharap semoga seluruh peserta dapat menunjukkan penampilan terbaiknya,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene saat memimpin evaluasi di Mushalla Asrama Haji Transit pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kesehatan fisik menjadi fokus utama manajemen selain kesiapan psikologis tim.
Penyelenggara berkomitmen memantau kondisi harian peserta agar stamina mereka tetap terjaga hingga akhir kompetisi.
Ketenangan hati di atas panggung diyakini menjadi faktor penentu kemenangan.
Baca Juga: Ketua BAZNAS dan Wakil Bupati Majene Pastikan Bantuan Kebakaran Tepat Sasaran
Para pelatih terus mendampingi peserta guna mematangkan teknik vokal dan bacaan menjelang hari perlombaan.
Semangat kolektif antarelemen tim juga terus dipompa selama masa karantina.
Kerja sama yang solid antara peserta dan pelatih akan mempermudah pencapaian target juara.
“Jaga kesehatan, fokus, dan yakinkan diri bahwa setiap usaha yang dilakukan adalah bagian dari ikhtiar untuk mengharumkan nama Kabupaten Majene,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene mengakhiri arahannya.
Pihak official menjamin seluruh kebutuhan logistik kafilah terpenuhi dengan baik.
Fasilitas pendukung di lokasi penginapan dipastikan mampu menunjang kenyamanan istirahat para duta daerah.
Artikel Terkait
Parigi Moutong Ajukan 7 Program Strategis ke Bappenas untuk Sinkronisasi Pusat-Daerah
Hanya 9 Hari, Ketua Pansus Arman Lawaha Pacu Target LHP BPK Parigi Moutong
BRI Peduli Berdayakan Purna Pekerja Migran Cirebon Guna Membangun Ketahanan Ekonomi Lokal
Perjuangan Mantri BRI Salakan Tembus Ombak Tiga Pulau di Banggai Kepulauan
Regulasi Usang Hambat Kreator Pers, Promedia Dorong Evaluasi Instrumen UU Pers