Sulawesitoday - Kebiasaan orang tua memberikan makanan instan kepada anak usia dini menuai sorotan tajam.
Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwaty Nanga, melihat langsung dampak buruk pola makan praktis ini pada perkembangan anak di sekolah.
"Anak yang terlalu sering makan instan cenderung mudah mengantuk dan kurang fokus," kata Hestiwaty saat beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Lepas dari Rumpun Dondo, Bahasa Tialo Parigi Moutong Menuju Pengakuan Bahasa Mandiri
Masalah konsentrasi di kelas ini menjadi perhatian serius karena berkaitan erat dengan masa depan generasi muda.
Sekolah bukan satu-satunya penentu keberhasilan pendidikan anak.
Orang tua memegang kendali penuh saat anak berada di rumah.
Kebutuhan tumbuh kembang anak wajib dipenuhi secara utuh melalui perhatian dan kasih sayang.
Asupan gizi seimbang juga menjadi modal utama yang tidak boleh ditawar.
Hestiwaty meminta para orang tua tidak perlu cemas dengan biaya mahal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Baca Juga: Disdikbud Parigi Moutong Targetkan Bahasa Daerah Masuk Kurikulum Sekolah Lima Tahun ke Depan
Bahan pangan lokal yang melimpah di sekitar lingkungan rumah bisa menjadi solusi terbaik.
Ikan kembung atau katombo memiliki kandungan protein tinggi yang sangat bagus untuk perkembangan otak.
"Gizi seimbang tidak harus mahal," ujarnya.
Artikel Terkait
Dorong Ekonomi Rakyat, Kemenkum Sulteng Bedah Aturan Pengesahan Koperasi
Disdikbud Parigi Moutong Targetkan Bahasa Daerah Masuk Kurikulum Sekolah Lima Tahun ke Depan
Polisi Sidak SPBU Parigi Moutong Antisipasi Kecurangan Takaran BBM
Sungai Sialopa Meluap, Delapan Rumah dan Masjid di Moutong Terendam
Lepas dari Rumpun Dondo, Bahasa Tialo Parigi Moutong Menuju Pengakuan Bahasa Mandiri