Sulawesitoday - Sigi kembali diguncang gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,7 pada Rabu pagi. Lindu dangkal yang berpusat di darat ini memicu kekhawatiran warga setempat karena terjadi berulang kali dalam waktu berdekatan.
"Gempa terus menerus terjadi di sini," kata Jhoevanca, salah seorang warga yang membagikan keluhannya di media sosial pada Rabu, 8 Juli 2026.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan pusat gempa berada pada kedalaman empat kilometer. Jarak pusat getaran terpantau berada pada 48 kilometer arah timur Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Guncangan ini termasuk dalam kategori gempa bumi sangat dangkal. Fenomena alam ini biasanya dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang berada di sekitar wilayah tersebut.
Baca Juga: Gempa Dangkal Magnitudo 4 Guncang Sigi Sulawesi Tengah Jumat Malam
Sebagian masyarakat di beberapa titik mengaku tidak merasakan adanya ayunan getaran. Perbedaan persepsi getaran ini sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah lokal dan posisi warga saat bencana terjadi.
Otoritas terkait meminta warga tetap tenang namun waspada terhadap potensi lindu susulan. Masyarakat diimbau hanya memercayai informasi resmi dari lembaga pemerintah yang berwenang.
"Kami terus memantau perkembangan aktivitas sesar di wilayah Sigi," ujar perwakilan BMKG dalam peryataan resminya.
Sampai saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa. Petugas lapangan masih mengumpulkan data sekunder dari wilayah yang paling dekat dengan pusat getaran.
Artikel Terkait
Sengkarut Sampah Lino Maloga Majene Ternyata Dipicu Surat Izin Lama DLHK
Bupati Majene Minta Pelaku Usaha Beri Data Jujur di Sensus Ekonomi 2026
Pengendara di Kendari Sulit Dapat Pertalite Meski Pertamina Jamin Stok Aman
Bupati Parigi Moutong Desak Transparansi Lahan TORA Bersama Badan Bank Tanah
Parigi Moutong Garap Hilirisasi Pangan Lokal untuk Jaring Investor dan Perkuat Ketahanan Daerah