• Kamis, 9 Juli 2026

Pria di Masigi Parigi Moutong Ditemukan Meninggal Membusuk, Polisi Ungkap Riwayat Penyakit Korban

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 8 Juli 2026 | 19:10 WIB
Andi Supardin ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Telkom, Parigi Moutong. Korban diduga sudah wafat empat hari lalu karena sakit.
Andi Supardin ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Telkom, Parigi Moutong. Korban diduga sudah wafat empat hari lalu karena sakit.

Sulawesitoday - Pria bernama Andi Supardin ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk di dalam rumahnya di Jalan Telkom Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong pada Rabu sore 8 Juli 2026.

Lelaki yang sehari hari hidup sebatang kara ini diperkirakan sudah mengembuskan napas terakhir sejak empat hari lalu akibat penyakit yang dideritanya.

"Keluarganya masuk dan menemukan korban sudah meninggal," kata Ebo, saksi mata di lokasi kejadian.

Kematian korban terungkap setelah tetangga mencium aroma tidak sedap yang menyengat sejak pagi hari. Warga sekitar juga mulai curiga saat melihat kerumunan lalat hijau memenuhi area jendela kamar.

Baca Juga: Antisipasi Malaria dan Stunting, Pemda Parigi Moutong Fokuskan Anggaran Kesehatan Berbasis Hasil

Aparat kepolisian segera bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga pada pukul 17.30 WITA. Personel Polsek Parigi bersama Tim Inafis Polres Parimo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamarnya," ujar Kapolsek Parigi IPTU Yusman Bakri.

Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban murni meninggal karena sakit. Cerita dari pihak keluarga mengonfirmasi bahwa almarhum memang memiliki riwayat medis masa lalu.

Jasad korban langsung dievakuasi malam ini juga menuju tempat pemakaman umum terdekat. Pihak keluarga sepakat menolak prosedur visum akibat kondisi jenazah yang sudah rusak.

Warga sekitar mengaku terakhir kali melihat korban beraktivitas pada Sabtu pekan lalu. Kepergian mendadak ini meninggalkan duka mendalam bagi kerabat serta tetangga di lingkungan permukiman.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini