Sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu Parigi Moutong Pemilu 2024: AJI Palu tekankan independensi wartawan

waktu baca 2 menit
Sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu Parigi Moutong Pemilu 2024: AJI Palu tekankan independensi wartawan. Foto: Aswadin

Sulawesitoday – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong terus menggalakkan upaya sosialisasi partisipatif peran pers dan media sosial (Medsos) dalam pengawasan Pemilu 2024. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya dugaan pelanggaran Pemilu, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Namiki, Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Selasa 30 Januari 2024, Bawaslu Parigi Moutong mengundang Kartini Nainggolan, Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, sebagai pemateri. Kartini menekankan pentingnya independensi wartawan sebagai salah satu pilar demokrasi.

“Pada Pemilu nanti kita masing-masing punya pilihan. Tapi dalam hal pemberitaan, kita harus tetap independen,” tegas Kartini. 

Ia juga mengingatkan agar media tidak dijadikan alat politik yang dapat merugikan perusahaan media.

Sosialisasi ini dianggap penting oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Antar Lembaga, dan Humas Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong, Fatmawati. 

Ia menyatakan bahwa keterlibatan semua pihak, termasuk insan pers, sangat diperlukan dalam pengawasan Pemilu.

“Insan pers bisa menjadi mata dan telinga Bawaslu di tengah-tengah masyarakat. Sebagai penyambung lidah, mereka dapat memberikan edukasi dan melakukan pengawasan Pemilu,” ungkap Fatmawati.

Selain melibatkan awak media, Bawaslu Parigi Moutong juga menggandeng berbagai elemen masyarakat, seperti organisasi massa (ormas), pemilih pemula, dan organisasi perempuan. 

Langkah ini diambil dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan Pemilu sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Topik terkait

“Dengan harapan semua elemen masyarakat dapat membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan dan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024,” ujar Fatmawati.

Kegiatan sosialisasi ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Bawaslu Parigi Moutong, dan mereka juga berencana untuk turun langsung ke lapangan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat umum. 

Harapannya, dengan adanya kegiatan ini, dugaan pelanggaran Pemilu dapat diminimalisir, sehingga Pemilu dapat terlaksana dengan baik, aman, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *