Banner DLH 2024,d

Tim Kemenko Marves dan BKPI Kunjungi Parigi Moutong Tinjau Ekspor Durian

waktu baca 2 menit
Kunjungan penting dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia serta Badan Karantina Indonesia, yang bertujuan untuk mengakselerasi ekspor durian ke Tiongkok, Rabu 21 Februari 2024. Foto: Diskominfo Parigi Moutong.

Ekspor Durian: Kunjungan Tim Kemenko Marves dan BKPI ke Parigi Moutong

Sulawesitoday – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menerima kunjungan penting dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Republik Indonesia serta Badan Karantina Indonesia, yang bertujuan untuk mengakselerasi ekspor durian ke Tiongkok.

Kunjungan ini diterima oleh Asisten II Kabupaten Parigi Moutong, Moh Yasir.

Kunjungan Perwakilan Penting

Tim rombongan dari Kemenko Marves dan BKPI tersebut tidak hanya terdiri dari perwakilan pemerintah pusat, namun juga melibatkan instansi terkait dari tingkat provinsi dan kabupaten.

Diantaranya adalah Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Karantina Indolnesia Sulawesi Tengah, serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah.

Turut serta pula Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN), Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong.

Tujuan Kunjungan

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau sejumlah tempat pelaku usaha pengekspor durian di Parigi Moutong, khususnya PT Feng Zhi Xiang di Desa Pelawa dan PT Amar Montong di Desa Tindaki.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pemenuhan protokol kesehatan buah durian sebagai persiapan dalam proses ekspor komoditas durian ke Tiongkok.

Penekanan Asisten II
“Kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan pemenuhan protokol kesehatan buah durian sebagai syarat mutlak dalam ekspor,” jelas Asisten II Kabupaten Parigi Moutong, Moh Yasir, Rabu 21 Februari 2024.

Dia menegaskan, upaya pemenuhan protokol ini merupakan dukungan dari Pemerintah Daerah kepada para pelaku usaha durian di Parigi Moutong.

Hambatan yang Dihadapi

“Selama ini ekspor durian dari Parigi Moutong dilakukan melalui Thailand,” jelas Yasir.

Hal ini disebabkan oleh belum adanya kesepakatan terkait protokol ekspor dengan Tiongkok.

Oleh karena itu, upaya saat ini difokuskan untuk memenuhi syarat-syarat ekspor durian ke Tiongkok agar bisa dilakukan secara langsung dari Parigi Moutong.

Peningkatan Packing House (PH)

Asisten II juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 10 Packing House (PH) di Kabupaten Parigi Moutong.

Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mendukung para pelaku usaha dengan berbagai upaya agar standar ekspor ke Tiongkok dapat terpenuhi.

Kunjungan Tim Kemenko Marves dan BKPI ke Parigi Moutong merupakan langkah awal dalam upaya percepatan ekspor durian ke Tiongkok.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk memenuhi protokol kesehatan buah durian sebagai persyaratan utama dalam ekspor, dengan harapan agar ekspor langsung ke Tiongkok dapat segera terlaksana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *