• Minggu, 5 Juli 2026

Sampah Plastik Menjadi Peluang Ekonomi Baru di Kota Palu

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Minggu, 25 Februari 2024 | 19:42 WIB
Sampah Plastik Menjadi Peluang Ekonomi Baru di Kota Palu. Foto: sampah plastik (tangkap layar unsplash).
Sampah Plastik Menjadi Peluang Ekonomi Baru di Kota Palu. Foto: sampah plastik (tangkap layar unsplash).

Sampah Plastik Menjadi Peluang Ekonomi Baru di Kota Palu


Sulawesitoday - Pemerintah Kota Palu kembali menegaskan komitmennya dalam mengatasi permasalahan sampah plastik dengan memanfaatkannya sebagai peluang ekonomi yang baru.

Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, berlangsungnya Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2024 pada Sabtu (24/2/2024) di TPA Poi Panda, Kelurahan Kawatuna, Kota Palu menjadi momentum penting dalam upaya ini.

Asisten bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu, Imran Lataha, SE.,M.Si, mewakili Wali Kota Palu, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah plastik bukanlah pekerjaan yang mudah, namun perlu diatasi dengan cara produktif.

"Kami berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi bernilai ekonomi," ungkapnya.

Pengelolaan sampah plastik tidak hanya berdampak pada lingkungan lokal, tetapi juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan Kota Palu secara keseluruhan.

Hal ini sejalan dengan prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan, yaitu waste to resource melalui ekonomi sirkular.

Sebagai upaya untuk mengapresiasi para pelaku yang berkontribusi dalam pengelolaan sampah plastik, dalam acara tersebut juga dilakukan penganugerahan penghargaan kepada pejuang lingkungan dalam berbagai kategori.

Di antaranya adalah kategori Koordinator Kecamatan/Koordinator Lapangan, Satuan Tugas Adipura Kelurahan, Supir (Armada Sampah), serta kategori lainnya yang terkait dengan pengelolaan lingkungan dan sampah plastik.

Dalam sambutannya, Imran Lataha juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah sampah plastik untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan.

"Harapannya kedepan, peranan masyarakat dalam memilah sampah-sampah plastik. Sehingga tidak semua terbuang di TPA kita. Saya kira kerja-kerja ini sudah terlihat," tutupnya.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini