Aplikasi Srikandi: Dorong Digitalisasi Pelayanan Administrasi
Sulawesitoday - Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta, menyoroti pentingnya inovasi dalam digitalisasi pelayanan administrasi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Fokus utama terletak pada penerapan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis dan Terintegrasi (Srikandi) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Aplikasi digitalisasi, Srikandi, diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi birokrasi di Kabupaten Sigi. Tujuan pembangunan daerah dapat tercapai dengan lebih baik melalui langkah-langkah inovatif seperti ini," ungkap Bupati Irwan di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Sigi Kota, Jumat 23 Februari 2024.
Aplikasi Srikandi merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk memajukan pelayanan kearsipan yang dinamis dan terpercaya. Tujuannya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
Irwan menjelaskan bahwa Srikandi adalah aplikasi umum di bidang kearsipan yang mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Melalui bimbingan teknis, seluruh OPD di Kabupaten Sigi didorong untuk menerapkan aplikasi ini dalam proses persuratan dan kearsipan.
"Dalam era digital ini, penggunaan aplikasi Srikandi menjadi penting untuk memenuhi tuntutan zaman dalam pengelolaan pemerintahan berbasis elektronik. Hal ini memungkinkan seluruh operator pencatatan surat untuk mengadopsi sistem yang lebih efisien," tambahnya.
Aplikasi Srikandi dilengkapi dengan empat instrumen utama, termasuk arsip, tata naskah dinas, klasifikasi arsip, dan pengelompokan keamanan serta arsip dinamis. Irwan optimis bahwa penerapan aplikasi ini akan meningkatkan kinerja dan efektivitas perangkat daerah dalam pengelolaan arsip secara profesional dan terstruktur.
"Penerapan aplikasi Srikandi membutuhkan kerjasama semua pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi, terutama OPD, dalam menghadapi era transformasi digital," tandas Irwan.