Keruntuhan Mesir Kuno: Ada Peran Politikus dan Letusan Gunung Berapi

waktu baca 3 menit
Keruntuhan Mesir Kuno - Peradaban Mesir Kuno yang runtuh ribuan tahun yang lalu masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan. Para peneliti terus mencari jawaban mengenai penyebab keruntuhan peradaban ini.

Keruntuhan Mesir Kuno – Peradaban Mesir Kuno yang runtuh ribuan tahun yang lalu masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan. Para peneliti terus mencari jawaban mengenai penyebab keruntuhan peradaban ini.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa kekacauan politik bukanlah faktor utama yang menyebabkan keruntuhan Mesir Kuno. Sebaliknya, letusan gunung berapi juga berperan penting dalam kejatuhan tersebut.

Dalam sebuah studi multi-disiplin yang melibatkan peneliti internasional, ditemukan hubungan antara letusan gunung berapi yang besar dengan pemberontakan sosial yang terjadi pada Dinasti Ptolemeus (305-30 SM), dinasti kuat yang memerintah setelah kekuasaan Aleksander Agung.

Dinasti ini kemudian runtuh pada masa pemerintahan Cleopatra, ratu Mesir yang terkenal dengan kecantikannya dan kisah bunuh dirinya dengan menggunakan bisa ular. Penelitian ini, yang baru-baru ini dipublikasikan di Nature Communications, secara khusus mengkaji bagaimana letusan gunung berapi mempengaruhi peradaban di sekitar Sungai Nil.

“Orang-orang Mesir Kuno sangat bergantung pada banjir musim panas di Sungai Nil untuk pertanian mereka,” ungkap Yale Joseph Manning, salah satu peneliti dalam studi ini seperti dikutip dari Newsweek, Selasa 17 Oktober 2017.

Ketergantungan ini menyebabkan setiap perubahan besar di Sungai Nil berdampak langsung pada masyarakat. Jika hasil panen kurang, harga pangan akan naik dan orang-orang akan menderita.

Untungnya, pada masa pemerintahan Ptolemeus, catatan terperinci terkait ekonomi dan pemberontakan disimpan, sehingga peneliti dapat melihat kembali periode itu dengan jelas serta memahami faktor lingkungan yang menyebabkan masalah di Sungai Nil.

Tim peneliti menganalisis inti es yang memberikan informasi tentang waktu terjadinya letusan gunung berapi, termasuk bahan kimia yang dilepaskan selama letusan tersebut.

Hal ini seperti membuka kapsul waktu mengenai peristiwa geologi. Selain itu, mereka juga mempelajari Nilometer Islam yang mencatat tinggi rendahnya permukaan air di Sungai Nil.

Temuan menunjukkan bahwa letusan gunung berapi memiliki dampak langsung pada Sungai Nil. Gas belerang yang dilepaskan ke atmosfer mempengaruhi pola curah hujan di dataran tinggi Ethiopia dan menyebabkan berkurangnya aliran air di sungai.

Topik terkait

Peneliti juga membandingkan aktivitas gunung berapi dengan catatan sosial dan menemukan korelasi antara keduanya.

“Pada tahun-tahun saat letusan gunung berapi terjadi, banjir di Sungai Nil umumnya berkurang, yang menyebabkan tekanan sosial yang dapat memicu kerusuhan dan konsekuensi politik serta ekonomi,” kata Manning.

“Mesir dan Sungai Nil sangat sensitif terhadap perubahan iklim. Mesir memberikan laboratorium sejarah yang unik untuk mempelajari kerentanan sosial dan respons terhadap guncangan vulkanik yang tiba-tiba. Dengan melihat waktu terjadinya letusan gunung berapi, kita dapat melihat pergerakan masyarakat. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah kuno di mana kita dapat memahami dinamika masyarakat,” tambahnya.

Tim peneliti juga mengatakan bahwa temuan ini masih relevan bagi dunia saat ini. Keruntuhan Dinasti Ptolemeus memberikan contoh kepada wilayah-wilayah saat ini yang bergantung pada pola musim hujan.

“Kita hidup dalam periode di mana kita cukup tenang mengenai letusan gunung berapi yang dapat mempengaruhi iklim,” kata Manning.

“Banyak gunung berapi meletus setiap tahun namun tidak mempengaruhi sistem iklim seperti yang terjadi di masa lalu. Namun, cepat atau lambat, kita mungkin akan menghadapi hal serupa yang dapat menyebabkan kekeringan di beberapa daerah,” lanjutnya.

Baca juga: Orangutan Menciptakan Suara Rumit yang Mirip dengan Beatboxer

Keruntuhan Mesir Kuno - Peradaban Mesir Kuno yang runtuh ribuan tahun yang lalu masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan. Para peneliti terus mencari jawaban mengenai penyebab keruntuhan peradaban ini.
Keruntuhan Mesir Kuno – Peradaban Mesir Kuno yang runtuh ribuan tahun yang lalu masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan. Para peneliti terus mencari jawaban mengenai penyebab keruntuhan peradaban ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *