Sulawesitoday - MotoGP San Marino 2024 bukan hanya tentang adu cepat di sirkuit, tetapi juga menjadi panggung kontroversi di antara para penggemar. Momen yang paling mencuri perhatian kali ini terjadi saat Marc Marquez, yang dikenal dengan julukan The Baby Alien, sedang berjalan menuju podium setelah berhasil mencatatkan kemenangan.
Ejekan dari sebagian penggemar Valentino Rossi terhadap Marquez mencuat dan memicu reaksi keras dari banyak pihak, termasuk mantan pembalap MotoGP, Loris Capirossi.
Sebagai mantan rival Rossi dan Marquez, Capirossi menyayangkan perilaku buruk yang dipertontonkan oleh pendukung The Doctor—julukan Rossi—di Sirkuit Misano. Seperti yang diketahui, sirkuit ini memang lekat dengan nama Valentino Rossi, terutama saat ia masih aktif berkompetisi.
Namun, ejekan kepada Marquez dianggap oleh Capirossi sebagai tindakan yang tak sepatutnya ada di dunia balap motor, apalagi di salah satu ajang paling bergengsi.
Baca Juga: Marc Marquez Berpotensi Menang di MotoGP Emilia Romagna 2024: Kemenangan Besar di Depan Mata?
"Ejekan ini (kepada Marc Márquez) hanya terjadi di Italia, tidak terjadi di belahan dunia lain," ujar Capirossi tegas dalam wawancara dengan Motosan.
Pernyataan tersebut menunjukkan keprihatinannya terhadap kondisi yang hanya terjadi di tanah kelahirannya, Italia. Capirossi dengan gamblang menyebut bahwa perilaku mencemooh lawan bukanlah ciri dari seorang penggemar sejati. Menurutnya, seharusnya para pendukung dapat tetap bersikap sportif dan menghargai kompetisi meskipun idola mereka sudah tidak lagi aktif di lintasan.
Selain mengkritik langsung perilaku penggemar Rossi, Capirossi juga memberikan pandangannya terkait dinamika MotoGP saat ini. Ia mengingatkan bahwa persaingan klasik antara Marc Marquez dan Valentino Rossi sudah lama berlalu.
Era persaingan baru telah dimulai, di mana pembalap seperti Pecco Bagnaia dan Jorge Martin kini mendominasi.
Menurut Capirossi, sudah saatnya para penggemar mengikuti perkembangan tersebut dan menikmati setiap pertarungan yang tersaji di lintasan.
"Sekarang pertarungannya (bukan hanya) antara (Jorge) Martin dan Pecco (Bagnaia). Ada juga (Marc) Marquez, yang terus berkembang, Aprilia dan KTM, yang tampil cukup baik, sementara Honda dan Yamaha sedang berjuang," jelas Capirossi.
Dengan adanya Sprint Race yang ditambahkan ke dalam format balapan, Capirossi menilai bahwa MotoGP saat ini justru semakin menarik untuk diikuti. Setiap balapan memberikan tontonan yang mendebarkan, tak hanya di sirkuit, tetapi juga dari sisi persaingan teknis antar pabrikan.
Komentar Capirossi seolah mengingatkan kembali para penggemar bahwa ajang balapan MotoGP adalah tentang kompetisi sehat dan sportivitas, bukan tentang mencemooh atau memperuncing rivalitas yang sudah menjadi bagian dari sejarah.
Perlu diakui, rivalitas antara Marc Marquez dan Valentino Rossi sempat memanas dan membekas di ingatan para penggemar, namun dunia balap motor terus berkembang. Kini, penonton seharusnya fokus pada generasi pembalap baru yang tak kalah kompetitif.