Sulawesitoday - PSM Makassar akhirnya berhasil memecahkan rekor panjang yang telah menyelimuti hubungan dengan Persija Jakarta.
Dalam laga pekan ke-24 Liga 1 2024/25 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, tim asuhan Juku Eja menorehkan kemenangan tipis 1-0 atas Macan Kemayoran, mencatatkan momen bersejarah yang sudah dinanti-nanti sejak delapan tahun terakhir.
Gol penentu kemenangan datang dari Nermin Haljeta pada menit ke-60, yang berhasil mengantarkan PSM ke tiga poin penting.
Hasil ini begitu bermakna mengingat rekor PSM yang selama ini belum pernah mampu mengalahkan Persija sejak musim 2017, saat kemenangan sebelumnya juga berakhir dengan skor 1-0 melalui gol Wiljan Pluim.
Kemenangan ini tak hanya membuka lembaran baru dalam catatan pertemuan kedua tim, tetapi juga memberikan suntikan motivasi bagi skuad yang tengah berjuang di kompetisi Liga 1 Indonesia.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, mengungkapkan rasa bangganya atas performa tim yang tampil konsisten dalam dua fase permainan.
“Delapan tahun PSM tidak pernah menang atas Persija. Hari ini para pemain telah membuat sejarah. Sekaligus juga mendapat tiga poin yang penting,” ucapnya, dikutip dari laman PT LIB pada Senin (24/2/2025).
Menurut Bernardo, keunggulan tim terletak pada kerja kolektif, baik dalam penguasaan bola maupun saat bertahan tanpa bola, yang mampu menciptakan peluang lebih banyak dibandingkan lawan.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah sepak pojok yang diperoleh tim menunjukkan dominasi dalam mengatur ritme permainan.
Dengan hasil ini, PSM kini mendaki ke posisi ketujuh klasemen dengan mengantarkan total 36 poin, sementara Persija tertahan di posisi keempat dengan raihan 40 poin.
Perbaikan performa ini diyakini sebagai modal penting bagi PSM dalam menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Penganiayaan Driver Ojek Online yang Viral di Palu, Pelaku Masih Dicari
Para pendukung tim pun berharap kemenangan ini akan menjadi awal dari serangkaian hasil positif yang terus berlanjut, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain di lapangan.
Keberhasilan ini bukan hanya soal angka, melainkan juga tentang mental dan semangat juang. Bernardo Tavares dan anak asuhnya telah membuktikan bahwa determinasi dan kerja keras mampu mengubah sejarah, sekaligus membuka lembaran baru di kancah sepak bola nasional.