prediksi-bola

Drama di Etihad: Manchester City Akhiri Kutukan, Tapi Cedera Hantam Lagi

Jumat, 6 Desember 2024 | 10:00 WIB
Manchester City akhiri tren buruk dengan kemenangan 3-0, tapi Nathan Ake dan Manuel Akanji cedera, menambah panjang daftar masalah tim.

Sulawesitoday - Kemenangan Manchester City atas Nottingham Forest pada 5 Desember 2024 seharusnya menjadi momen penuh sukacita. Setelah tujuh laga tanpa kemenangan, tim asuhan Pep Guardiola akhirnya berhasil bangkit dengan skor meyakinkan 3-0.

Namun, keberhasilan ini harus dibayar mahal. Nathan Ake dan Manuel Akanji, dua pemain pilar di lini belakang, mengalami cedera yang bisa merumitkan situasi tim.

Nathan Ake, yang baru kembali bermain setelah cedera hamstring selama lima pekan di awal musim, kembali tertatih di penghujung laga. Pep Guardiola tampak muram saat ditanya tentang kondisinya.

"Ini tidak terlihat baik," katanya singkat. Cedera yang sama menghantui Ake lagi, membuat banyak pihak khawatir bahwa absennya dia kali ini bisa berlangsung lebih lama. Sementara itu, Manuel Akanji hanya bertahan hingga babak kedua sebelum ditarik keluar.

Meski Guardiola menyebut cedera Akanji tidak terlalu serius, fakta bahwa dua bek inti mereka tumbang jelas bukan kabar baik.

Di tengah euforia kemenangan ini, perlu diingat bahwa Manchester City baru saja keluar dari salah satu periode terburuk mereka musim ini. Sebelum laga melawan Nottingham Forest, mereka kalah enam kali dari tujuh pertandingan terakhir, termasuk kekalahan telak 0-4 dari Tottenham Hotspur dan 0-2 dari Liverpool.

Baca Juga: Minim Kesempatan, Gabriel Jesus Pertimbangkan Hijrah di Januari: Arsenal Siap Melepas?

Situasi ini bukan hanya menghancurkan moral tim, tetapi juga membuat mereka tercecer sembilan poin dari pemuncak klasemen, Liverpool.

Selain pertahanan yang keropos, absennya pemain-pemain seperti Kevin De Bruyne, Rodri, dan Nathan Ake sebelumnya turut memperparah kondisi tim. Namun, dalam laga melawan Nottingham Forest, De Bruyne kembali menjadi bintang.

Ia mencetak gol dan memberikan assist, seolah mengingatkan dunia tentang pengaruh besarnya di lapangan. Tapi, harapan untuk konsistensi bisa kembali terganggu jika pemain kunci terus berguguran.

Masalah di lini serang juga tak bisa diabaikan. Erling Haaland, yang biasanya mematikan di depan gawang, terlihat kesulitan dalam beberapa laga terakhir. Jack Grealish pun belum mampu memberikan kontribusi signifikan.

Dengan performa pemain inti yang menurun, Guardiola harus berpikir keras untuk menjaga momentum tim setelah kemenangan ini.

Kondisi semakin diperburuk oleh ketatnya jadwal Liga Inggris. Kelelahan fisik dan mental, ditambah cedera pemain, membuat masa depan Manchester City di liga semakin tidak pasti.

Dengan jarak sembilan poin dari Liverpool, waktu jelas tidak berpihak pada mereka. Guardiola mungkin harus kembali bereksperimen, sebuah langkah yang penuh risiko.

Tags

Terkini