• Kamis, 4 Juni 2026

Crystal Palace vs Manchester City, Statistik Mengungkap Siapa yang Unggul di Liga Inggris

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Kamis, 5 Desember 2024 | 18:10 WIB
Statistik Crystal Palace vs Manchester City memihak City. Namun, taktik bertabrakan di Selhurst Park bisa menghadirkan kejutan.
Statistik Crystal Palace vs Manchester City memihak City. Namun, taktik bertabrakan di Selhurst Park bisa menghadirkan kejutan.

Sulawesitoday - Crystal Palace dan Manchester City. Dua nama dengan sejarah Liga Inggris yang kontras. Anda mungkin sudah menduga siapa yang lebih unggul di atas kertas—dan data mendukung itu.

Dari total 30 pertemuan, Manchester City menang 21 kali, sementara Crystal Palace hanya mencatatkan 4 kemenangan. Sisanya? Lima laga berakhir imbang. Itu artinya, City memenangkan hampir 70% duel mereka. Dominasi yang sulit disangkal, bukan?

Namun, menariknya, pertandingan antara kedua tim ini jarang mengecewakan. Rata-rata 3,03 gol tercipta setiap kali mereka bertemu, menjadikannya salah satu duel yang selalu menghibur. Bahkan, 79% dari laga mereka menghasilkan lebih dari dua gol. Jika Anda penggemar aksi di lapangan hijau, ini adalah pertandingan yang tidak boleh dilewatkan.

Performa Terkini

Dalam lima laga terakhir masing-masing tim, cerita yang sama terulang: Manchester City tampil lebih konsisten dengan tiga kemenangan, sementara Crystal Palace hanya mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil imbang. Statistik juga menunjukkan City mencetak rata-rata 2,08 gol per pertandingan, jauh lebih tinggi dibandingkan Palace yang hanya 1,55 gol per laga.

Crystal Palace memang dikenal dengan pertahanan yang solid, kebobolan rata-rata satu gol per pertandingan. Tetapi bagaimana mereka akan menghadapi City yang hanya kebobolan 0,33 gol di kandang? Selhurst Park akan menjadi saksi bisu apakah Palace mampu menghentikan lini serang City yang terkenal mematikan.

Baca Juga: Ancaman Gagal di Liga Champions: Manchester City Siapkan Belanja Besar untuk Bangkit dari Keterpurukan

Analisis Taktik

Crystal Palace di bawah Oliver Glasner adalah tim yang mengandalkan serangan balik cepat. Nama-nama seperti Eberechi Eze dan Ismaïla Sarr menjadi ancaman nyata di sisi sayap. Namun, kelemahan pada situasi set-piece masih menjadi duri dalam daging bagi Palace.

Sebaliknya, Manchester City hadir dengan filosofi Pep Guardiola yang mengedepankan penguasaan bola. Kevin De Bruyne dan Erling Haaland adalah senjata utama mereka, di mana umpan-umpan akurat De Bruyne sering kali berujung pada penyelesaian dingin Haaland.

Jika Palace bertahan terlalu dalam, mereka bisa dihancurkan oleh kreativitas dan pergerakan cepat City. Tapi jika City ceroboh dan kehilangan bola di lini tengah, Palace punya peluang emas untuk memanfaatkan ruang kosong lewat serangan balik.

Prediksi dan Ekspektasi

Pertandingan ini lebih dari sekadar angka dan statistik. Apakah City akan melanjutkan dominasinya, atau bisakah Palace mengukir kejutan besar di kandang? Satu hal yang pasti, laga ini akan menjadi adu taktik antara pertahanan solid dan serangan agresif. Anda siap?

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini