• Minggu, 19 Juli 2026

Markas KKB Yahukimo Digerebek, Tiga Anak Buah DPO Ronal Heluka Tewas Tertembak

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:53 WIB
Pasukan gabungan menggerebek markas persembunyian KKB Kodap XVI Yahukimo. Tiga anggota Batalyon Yamue tewas dan tiga pucuk senjata disita.
Pasukan gabungan menggerebek markas persembunyian KKB Kodap XVI Yahukimo. Tiga anggota Batalyon Yamue tewas dan tiga pucuk senjata disita.

Sulawesitoday - Markas persembunyian Kelompok Kriminal Bersenjata di Yahukimo porak poranda. Rumah persinggahan komplotan penembak gelap ini digerebek pasukan gabungan.

"Operasi penegakan hukum ini menyasar markas Batalyon Yamue pimpinan Ronal Heluka pada Jumat, 17 Juli 2026," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo.

Penyergapan berlangsung senyap. Petugas bergerak cepat mengepung seluruh area Logpon sejak subuh.

Tembakan peringatan diabaikan. Anggota kelompok bersenjata itu justru melepaskan tembakan ke arah petugas.

Tindakan tegas diambil. Tiga anggota kelompok bersenjata tewas di tempat dalam baku tembak.

Baca Juga: Insiden Mencekam di Yahukimo: Polisi Ditembak, Aipda Syam Balas Tembak KKB Papua

Identitas pelaku terungkap. Mereka adalah Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage yang merupakan anggota aktif.

"Kami menyita tiga pucuk senjata api taktis dari lokasi kejadian," kata Yusuf menambahkan rincian.

Puluhan amunisi ditemukan. Petugas juga mengamankan kapak, pisau panjang, peredam suara, dan telepon genggam.

Komplotan ini sangat berbahaya. Rekam jejak kejahatan mereka tercatat sejak empat tahun lalu.

Aksi mereka berdarah. Kelompok ini terlibat pembunuhan anggota TNI hingga pembantaian penambang tradisional.

Stabilitas kawasan menjadi target. Aparat keamanan berkomitmen menjaga kedamaian Bumi Cendrawasih dari teror.

"Seluruh tindakan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini