Sulawesitoday - Sebuah video mendadak viral di jagat media sosial Indonesia. Rekaman tersebut memperlihatkan aksi tegas rombongan turis asal Australia saat menegur wisatawan lain di Pulau Padar, NTT.
Kawasan wisata premium itu mendadak menjadi sangat tegang. Seorang turis asing asal China kedapatan membuang sampah secara sembarangan di area konservasi Taman Nasional Komodo tersebut.
Aksi tidak terpuji itu langsung memicu amarah. Rombongan bule asal Australia yang berada di lokasi langsung menghampiri dan menyemprot pelaku dengan kata-kata keras.
Kejadian ini tidak berhenti pada teguran lisan saja. Pelaku yang mengotori Pulau Padar tersebut bahkan sempat disiram air oleh wisatawan asing yang merasa geram.
Langkah berani tersebut langsung mendapat apresiasi luas. Netizen Indonesia berbondong-bondong memuji tindakan disiplin yang ditunjukkan oleh para wisatawan asal Australia itu.
Baca Juga: Krisis Solar Bersubsidi Sumatera: Jatah Daerah Dipotong 70 Persen, Organda Sebut Darurat BBM
Kebersihan tempat wisata memang menjadi isu yang sangat sensitif. Masyarakat lokal merasa terwakili oleh ketegasan warga asing dalam menjaga kelestarian alam Labuan Bajo.
Banyak komentar positif memenuhi halaman media sosial. Salah satu warganet menyebut bahwa turis Australia memiliki sumber daya manusia yang tinggi terhadap alam.
Unggahan video tersebut kini telah dibagikan ribuan kali. Sebagian besar masyarakat berharap insiden memalukan ini bisa memberikan efek jera bagi pelanggar aturan.
Pihak pengelola terus mengimbau seluruh pengunjung kawasan. Setiap wisatawan yang datang ke Taman Nasional Komodo wajib menjaga kebersihan dan membawa pulang sampah mereka.
Kesadaran lingkungan harus menjadi prioritas utama bersama. Peristiwa unik ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap alam tidak mengenal batas kewarganegaraan seseorang.
Artikel Terkait
KM Mahkota Menui Tenggelam di Morowali, 29 Penumpang Selamat Dievakuasi Nelayan
Jalan Sungai Luhut Kalimantan Amblas Parah, Akses Mobil Banjarmasin ke Banjar Ditutup Total
Gelombang Ekstrem Hantam Pesisir Parigi Moutong, Tanggul Empat Desa Jebol
Gedung Perpustakaan Gagal Berfungsi, DPRD Parigi Moutong Dukung Proses Hukum
Krisis Solar Bersubsidi Sumatera: Jatah Daerah Dipotong 70 Persen, Organda Sebut Darurat BBM