Sulawesitoday - Jalan Sungai Lulut Km 5,5 amblas menyisakan retakan menganga sepanjang 30 meter di perbatasan Banjarmasin Timur. Jalur nadi penghubung Kota Banjarmasin menuju wilayah Kabupaten Banjar kini lumpuh parsial untuk kendaraan roda empat.
"Longsor parah terjadi pada Rabu pagi, 15 Juli 2026, menyebabkan aspal amblas sedalam satu meter ke arah sungai," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono.
Evakuasi mandiri mulai berjalan. Sejumlah warga di sekitar Gang Unsur mengemas barang berharga karena takut longsor susulan.
Toko-toko tutup serentak. Para pedagang di kawasan Komplek Gardu Mekar Indah memilih berhenti beraktivitas demi keselamatan jiwa.
Sistem buka tutup berlaku ketat. Petugas di lapangan hanya mengizinkan pengendara sepeda motor melintas secara bergantian.
Baca Juga: KM Mahkota Menui Tenggelam di Morowali, 29 Penumpang Selamat Dievakuasi Nelayan
"Pengendara mobil kami arahkan melalui Jalan Rahayu hingga Pembina IV menuju jembatan penyeberangan," ujar Embang Pramono memberikan rute alternatif.
Jalur alternatif mulai padat. Pengalihan arus memicu penumpukan kendaraan pada beberapa titik persimpangan baru.
Akses Gardu Mekar Indah kini menjadi satu arah untuk mengurai antrean panjang di dekat Jembatan Sungai Gardu.
Petugas gabungan berjaga penuh. Personel Dinas Perhubungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarmasin bersiaga di lokasi.
Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Selatan juga sudah mulai memeriksa struktur tanah yang bergeser.
"Pemeriksaan teknis sedang berjalan, namun instansi terkait belum merilis penyebab pasti keruntuhan jalan," kata seorang relawan di lapangan.
Artikel Terkait
BMKG Pastikan Gempa Magnitudo 6,2 di Dekat Kepulauan Sangihe Tidak Berpotensi Tsunami
Mendagri Siapkan Suntikan Dana Darurat untuk Gaji PPPK Empat Kabupaten di Sulteng Akibat Anggaran Kritis
Parigi Moutong Bentuk Tim Pengawasan Orang Asing, Awasi Investor Tiongkok di Sektor Durian dan Tambang Emas
Parigi Moutong Pangkas Belanja Operasional Demi Dongkrak Infrastruktur Dasar pada APBD 2027
KM Mahkota Menui Tenggelam di Morowali, 29 Penumpang Selamat Dievakuasi Nelayan