• Jumat, 5 Juni 2026

Kenapa Nobara bisa Dikalahkan Mahito Jujutsu Kaisen?

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Sabtu, 2 Desember 2023 | 09:52 WIB
Kenapa Nobara bisa Dikalahkan Mahito Jujutsu Kaisen?  Apa kabar semua pecinta Jujutsu Kaisen? Pasti kalian masih teringat bagaimana perjalanan Nobara di tengah krisis di Shibuya, bukan? Setelah Nanami, sekarang Nobara yang harus menghadapi ujian beratnya.
Kenapa Nobara bisa Dikalahkan Mahito Jujutsu Kaisen? Apa kabar semua pecinta Jujutsu Kaisen? Pasti kalian masih teringat bagaimana perjalanan Nobara di tengah krisis di Shibuya, bukan? Setelah Nanami, sekarang Nobara yang harus menghadapi ujian beratnya.

Kenapa Nobara bisa Dikalahkan Mahito Jujutsu Kaisen?

Apa kabar semua pecinta Jujutsu Kaisen? Pasti kalian masih teringat bagaimana perjalanan Nobara di tengah krisis di Shibuya, bukan? Setelah Nanami, sekarang Nobara yang harus menghadapi ujian beratnya.

Kisah ini dimulai saat Nanami memberi perintah pada Nobara dan Nitta untuk tetap berada di tempat yang aman.

Meski situasinya berbahaya, mereka akhirnya mendapatkan bantuan medis. Namun, Nobara, yang tak tahan dengan keadaan, memilih untuk melanggar perintah dan pergi mencari teman-temannya yang sedang bertarung di garis depan.

Sayangnya, keputusan Nobara membawanya ke pertarungan yang sulit. Kloningan Mahito muncul dan menyerangnya dengan lincah.

Nobara harus berjuang keras karena kesulitan menjangkau Mahito yang begitu lincah, sementara tetap berhati-hati terhadap sentuhan mematikan dari tangan kutukan lawannya.

Kejutan terjadi ketika Nobara menemukan celah pada kelemahan teknik Mahito. Dia menyadari bahwa tekniknya bisa menyerang langsung jiwa Mahito melalui kloningannya.

Namun, Mahito juga pintar. Dia menyadari bahwa teknik Nobara dapat menjadi ancaman, dan pertarungan semakin seru.

Hal yang membuat Nobara kalah adalah ketika kloningan Mahito memancingnya ke tempat Yuji. Keduanya bertukar tempat, dan Nobara, terdistraksi oleh pertemuan dengan Yuji, menurunkan penjagaannya. Akibatnya, ia terkena sentuhan tangan Mahito, dan wajahnya meledak karena efek Idle Transfiguration.

Sebelum akhirnya tumbang, Nobara sempat memberikan perkataan terakhir pada Yuji, mengungkapkan bahwa hidupnya tak begitu buruk. Dan pada saat itu, efek Idle Transfiguration mengakhiri perjalanan Nobara di Shibuya.

Mengungkap Misteri Teknik Kutukan Mahito dan Kejahatan di Jujutsu Kaisen

  • Apa Teknik Kutukan Mahito?


Mahito, sebagai antagonis utama dalam Jujutsu Kaisen, dikenal karena kemampuannya mengendalikan bentuk dan substansi kutukan.

Teknik khasnya, yang dijuluki "Self-Embodiment of Perfection," memungkinkannya untuk memanipulasi bentuk tubuhnya dengan sangat fleksibel.

Dalam pertarungan, Mahito mampu mengubah wujudnya dengan cepat, mengecoh lawan, dan meningkatkan kekuatan serangannya. Teknik kutukan ini menjadi salah satu tantangan tersulit bagi protagonis kita, Yuji Itadori, dan timnya.

  • Apakah Mahito Jahat?


Sebagai kutukan yang sadis dan kejam, Mahito dapat dianggap sebagai karakter yang jahat dalam cerita ini.

Motivasi utamanya adalah untuk menciptakan "kedamaian" melalui kehancuran dan penderitaan. Namun, seperti banyak karakter dalam Jujutsu Kaisen, kompleksitas Mahito sebagai individu mungkin membuat beberapa pembaca merasa simpati atau penasaran dengan latar belakang dan motivasinya yang sebenarnya.

  • Kenapa Nobara Mati?


Tanpa memberikan spoiler terlalu banyak, kematian atau nasib karakter dalam Jujutsu Kaisen seringkali menjadi momen dramatis.

Namun, sebaiknya kita tidak terlalu terburu-buru membuat kesimpulan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang nasib Nobara, disarankan untuk terus mengikuti perkembangan cerita atau membaca manga aslinya.

  • Siapa yang Jahat di Jujutsu Kaisen?


Menentukan siapa yang benar-benar jahat dalam Jujutsu Kaisen bisa menjadi tugas yang rumit. Seri ini dikenal karena kompleksitas moralitas karakter-karakternya.

Sementara Mahito dan antagonis lainnya mungkin dianggap jahat, penulis, Gege Akutami, cenderung memberikan kedalaman dan lapisan kepada setiap karakter, memperlihatkan bahwa realitas dunia kutukan tidak selalu hitam-putih.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Amplop Cokelat di Meja RT

Sabtu, 13 Desember 2025 | 18:25 WIB