Sulawesitoday - Wisatawan kini berbondong-bondong mendatangi bukit Puncak Raja Bunga di Dusun Bunga Desa Buttu Baruga Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene Sulawesi Barat demi menikmati sensasi unik liburan di tengah hamparan agrowisata jagung yang subur.
"Konsep wisata alam agraris ini sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pelancong sekaligus mendongkrak ekonomi warga lokal," kata Kepala Desa Buttu Baruga Arifin pada Minggu 14 Juni 2026.
Kawasan wisata pegunungan ini menyajikan pemandangan hijau tanaman jagung yang membentang luas berlatar perbukitan asri dengan embusan angin pegunungan yang sangat sejuk.
Baca Juga: Nelayan Morowali Menjerit Jatah Solar Subsidi di SPBU Emea Dipangkas, Ini Modusnya
Hamparan hijau ini menjadi magnet baru. Sektor pertanian dan pariwisata menyatu di sini.
Menurut Arifin tanaman pangan di atas bukit ini dirawat dengan sangat baik oleh warga setempat agar waktu panen bisa tepat waktu demi memuaskan para pelancong.
Jagung manis di agrowisata ini biasanya sudah bisa dipetik dalam waktu 65 hingga 85 hari setelah masa tanam.
Waktu panen memang relatif singkat. Perawatan yang maksimal menjadi kunci utama.
Pengunjung bisa langsung mengenali tanda tanaman yang siap dipetik saat kulit pembungkus jagung mulai mengering dan rambut tongkolnya berubah warna menjadi cokelat kehitaman.
"Wisatawan sangat senang saat melihat biji jagung sudah mengeras dan terisi penuh karena mereka bisa memetiknya sendiri," ujar Arifin menambahkan.
Puncak Raja Bunga kini berpeluang besar menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kabupaten Majene.