berita

Kuning Motif Saga Parigi Moutong Curi Perhatian di MTQ Sulteng

Senin, 8 Juni 2026 | 13:16 WIB
Kafilah Parigi Moutong tampil memukau dengan batik Motif Saga di MTQ Sulteng Sigi meski anggaran daerah sedang efisiensi.

Sulawesitoday - Kafilah Kabupaten Parigi Moutong menggebrak pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ke-XXXI di Sigi dengan penampilan mencolok di tengah keterbatasan anggaran daerah.

"Motif Saga yang kami kenakan hari ini adalah simbol bahwa keberagaman suku di daerah kami adalah kekuatan," ujar Bupati Parigi Moutong Erwin Burase saat memimpin pawai di Taman Likuifaksi Sigi pada Minggu, 7 Juni 2026.

Rombongan ini kompak mengenakan busana batik kuning cerah bermotif tanaman saga yang dirancang khusus oleh Ketua Dekranasda Hestiwati Nanga. Kain khas ini membawa pesan filosofis Sambulugana tentang ramuan sirih pinang sebagai lambang ikatan persaudaraan yang kokoh.

Baca Juga: Penemuan Mayat di Kebun Moutong, Ada Dua Parang dan Alat Hisap Sabu

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membuka resmi ajang keagamaan yang dihadiri oleh ribuan warga dan pejabat daerah. Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh khidmat.

Parigi Moutong memboyong 75 utusan terbaik mereka untuk bersaing dalam kompetisi penuh gengsi tingkat provinsi ini. Tim tangguh ini terdiri dari 54 peserta lomba beserta para pendamping resmi.

"Semangat ini sejalan dengan visi pembangunan kami," kata Erwin menegaskan ket keteguhan mental timnya.

Krisis biaya operasional tidak mengecilkan nyali para peserta untuk memburu gelar juara umum. Mereka tetap mengikuti seluruh cabang lomba dari seni baca Al-Qur'an hingga kaligrafi.

Pemerintah daerah bersama dinas perindustrian juga membuka stan pameran produk kreatif untuk menggerakkan ekonomi lokal. Gerakan ini dipimpin langsung oleh pengurus dewan kerajinan daerah.

Baca Juga: Hujan Lebat di Parigi Moutong, Banjir Rendam 8 Hektare Sawah Toribulu dan Sienjo

Dukungan penuh dari pemerintah kabupaten membuat para peserta tetap percaya diri selama masa perlombaan. Pihak kafilah mengapresiasi bantuan total dari berbagai dinas terkait.

Kini para duta daerah mengharapkan doa tulus dari seluruh warga masyarakat di kampung halaman. Mereka berjanji memberikan penampilan paling maksimal demi mengharumkan nama Bumi Khatulistiwa.

Tags

Terkini