berita

Kredit Tumbuh Subur, Perbankan Nasional Tetap Kokoh di Tengah Badai Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB
Perbanas sebut perbankan Indonesia tetap sehat dengan kredit tumbuh kuat dan likuiditas aman di tengah ancaman krisis geopolitik global.

 
 
 
View this post on Instagram

Sulawesitoday - Industri perbankan tanah air rupanya tidak goyah meski situasi ekonomi dunia sedang karut-marut akibat ketegangan politik antarnegara.

"Pertumbuhan kredit perbankan tumbuh hampir sepuluh persen secara tahunan hingga akhir April lalu," kata Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi hari ini.

Masyarakat ternyata masih sangat percaya pada sistem keuangan dalam negeri.

Baca Juga: Pohon Tumbang di Taman Tadulako Tinombo Timpa Anak Anak Satu Korban Dikabarkan Meninggal Dunia

Daya salur modal berjalan lancar karena tabungan masyarakat di bank juga meningkat tajam belasan persen.

Angka kredit macet pun terpantau masih sangat aman di bawah batas maksimal.

Biarpun begitu para bos bank tetap wajib memasang kuda-kuda yang kokoh.

Gejolak harga minyak dunia dan perlambatan ekonomi global sewaktu-waktu bisa menyenggol pasar keuangan domestik.

"Pengelolaan risiko yang hati-hati serta kecukupan likuiditas harus terus menjadi perhatian utama," ujar Hery mewanti-wanti.

Segenap manajemen bank kini mulai rutin menggelar simulasi ketahanan modal secara berkala.

Langkah mitigasi ini menyasar sejumlah sektor usaha yang paling rawan terkena dampak kenaikan biaya energi dunia.

Baca Juga: Tegang, Polisi Tantang Tabrak Aparat Saat Cegat Demo Mahasiswa UI Ke Bundaran HI

Sistem peringatan dini pada tiap kantor cabang juga diperketat agar potensi kredit macet bisa dicegah sejak awal.

Selain itu pasokan dana segar dalam bentuk mata uang asing ikut dipantau ketat setiap hari.

Halaman:

Tags

Terkini