berita

Pemkab Sigi Siapkan Tiga Lokasi Pembibitan Ikan Air Tawar

Senin, 19 Februari 2024 | 07:47 WIB

Pemkab Sigi Siapkan Tiga Lokasi Pembibitan Ikan Air Tawar

Sulawesitoday-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah menetapkan tiga lokasi strategis untuk pembibitan ikan air tawar guna meningkatkan ekonomi dan memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Sigi, Akib Ponulele, ketiga lokasi pembibitan tersebut tersebar di Desa Poi, Kecamatan Dolo Barat, Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Desa Lawua Kulawi, Kecamatan Kulawi, serta Danau Lindu di Kecamatan Lindu.

"Pengembangan pembibitan ikan ini bertujuan agar masyarakat dapat menikmati hasilnya baik untuk kebutuhan konsumsi maupun meningkatkan penghasilan," ujarnya dalam konferensi pers di Sigi, Minggu.

Ponulele menekankan bahwa ketika bibit ikan yang ditanam telah mencapai masa panen, manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar, memberikan tambahan pendapatan yang signifikan.

"Pemerintah Kabupaten Sigi telah berkomitmen untuk terus mengembangkan pusat pembibitan yang sudah beroperasi di tiga lokasi berbeda," katanya.

Lebih lanjut, Ponulele menjelaskan bahwa pusat pembibitan tersebut terletak di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, dan Desa Baluase, Kecamatan Selatan.

"Saat ini, stok bibit ikan di pusat pembibitan tersebut telah siap untuk didistribusikan, sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sigi, harga ikan air tawar di pasar lokal saat ini mencapai Rp45 ribu per kilogram untuk jenis ikan Mas dan Nila.

Disamping itu, ikan nila dan mas menjadi primadona di pasar lokal, sehingga pemerintah masih fokus pada pengembangan kedua jenis ikan tersebut.

"Pasar terus menunjukkan permintaan yang tinggi terhadap ikan mas dan nila, namun tidak menutup kemungkinan untuk mencoba budidaya ikan jenis lainnya di masa mendatang, tergantung dari permintaan pasar dan nilai ekonomis yang dihasilkan," tutup Ponulele.

Terkini