berita

Melindungi Generasi Masa Depan: Mengenal Program Keluarga SIGAP

Senin, 4 Maret 2024 | 06:51 WIB













Melindungi Generasi Masa Depan: Mengenal Program Keluarga SIGAP


Sulawesitoday- Pernahkah Anda merasa khawatir akan kesehatan anak-anak di sekitar Anda? Dalam menghadapi tantangan tersebut, Indonesia kini telah menghadirkan solusi inovatif melalui Program Keluarga SIGAP (Keluarga Siaga Dukung Kesehatan, Siap Hadapi Masa Depan). Terlahir dari kolaborasi antara Gavi, Unilever Indonesia, dan The Power of Nutrition, program ini tidak hanya bertujuan melindungi lebih dari 1 juta anak dari risiko penyakit yang dapat dicegah, tetapi juga mewujudkan visi pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Fokus pada Pencegahan: Imunisasi, CTPS, dan Gizi


Di tengah upaya pencegahan penyakit, Program Keluarga SIGAP menekankan tiga pilar utama: imunisasi rutin, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), dan pemberian makanan bergizi pada anak usia 0–24 bulan. Kontribusi Kementerian Kesehatan RI melalui program GERMAS turut memperkuat upaya ini dengan mempromosikan gaya hidup sehat. Menurut Mahmud Fauzi, ketua tim kerja Standar Kecukupan Gizi dan Mutu Pelayanan Gizi KIA, Kemenkes RI, masih banyak penyakit yang bisa dicegah dengan metode GERMAS, seperti pneumonia dan diare. Inilah latar belakang lahirnya Program Keluarga SIGAP.

Tahap Percontohan: Langkah Awal Menuju Perubahan


Saat ini, Program Keluarga SIGAP berada dalam tahap percontohan yang bertujuan untuk memvalidasi efektivitasnya. Diharapkan bahwa melalui pilot program ini, yang berlangsung hingga Juni 2024, akan terbukti bahwa konsep ini dapat diterapkan dalam skala yang lebih besar di masa mendatang. Di kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kader-kader kesehatan dilatih untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya orang tua. Seperti yang disampaikan oleh drg. Yasna Khairina, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, praktik kesehatan positif, seperti imunisasi rutin dan CTPS, dapat secara signifikan melindungi masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah.

Menuju Perubahan Perilaku: Target Program Keluarga SIGAP


Dalam mengubah paradigma, Program Keluarga SIGAP menargetkan orang tua dengan anak usia 0–24 tahun. Harapannya, melalui pendekatan ini, mereka dapat menginternalisasi perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Program Keluarga SIGAP bukan hanya menjadi sebuah program, tetapi juga menjadi tonggak perubahan dalam membangun generasi masa depan yang lebih sehat dan tangguh.

Melalui Program Keluarga SIGAP, kita bersama-sama menjadi garda terdepan dalam melindungi kesehatan anak-anak Indonesia. Mari bersatu untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang.

















Terkini