• Kamis, 4 Juni 2026

Disdikbud Parigi Moutong temukan kesenjangan data anak putus sekolah

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Senin, 29 Januari 2024 | 22:50 WIB
Foto: Potret anak-anak yang baru pulang sekolah. (Aswadin)
Foto: Potret anak-anak yang baru pulang sekolah. (Aswadin)

Sulawesitoday - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menemukan kesenjangan data yang signifikan terkait jumlah anak putus sekolah di wilayahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak usia sekolah di Parigi Moutong yang putus sekolah mencapai 17 ribu jiwa1. Namun, setelah dilakukan verifikasi data di lapangan pada tahun 2023, angka tersebut tidak sepenuhnya akurat.


"Setelah Dikbud turun ke desa-desa tahun 2023, ternyata jumlah anak putus sekolah bukan 17 ribu. Jadi 17 ribu itu, ada yang sudah meninggal, ada yang sudah lansia, pindah domisili, bahkan ada yang tercatat belum masuk di usia sekolah," ungkap Ibrahim, Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Disdikbud Parigi Moutong.


Kesenjangan data ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah BPS kemungkinan masih menggunakan data lama atau data sensus beberapa tahun lalu yang tidak lagi diperbarui.


Meskipun terdapat kesenjangan data, Disdikbud Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka putus sekolah di daerah tersebut.


"Target kami itu sebenarnya tidak terlalu signifikan. Pastinya, target disesuaikan dengan jumlah anggaran yang kita miliki. Soal anggaran minim tidak menjadi kendala, yang pasti setiap tahun itu ada tetap ada kita tuntaskan," sebut Ibrahim.


Selain fokus pada pendidikan formal, Disdikbud Parigi Moutong juga memberikan perhatian khusus pada pendidikan kesetaraan atau non formal.


"Jadi, itu upaya Dinas Pendidikan untuk menekan angka putus sekolah di daerah ini," ujar Ibrahim.


Temuan kesenjangan data ini mendorong Disdikbud Parigi Moutong untuk menyusun data yang lebih akurat.


Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas program penanganan anak putus sekolah di masa mendatang.


Upaya Penurunan Angka Putus Sekolah


Disdikbud Parigi Moutong telah melaksanakan berbagai upaya untuk menurunkan angka putus sekolah di wilayahnya. Upaya-upaya tersebut antara lain:




  • Melakukan pendataan ulang anak usia sekolah yang putus sekolah

  • Memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak putus sekolah

  • Menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan atau non formal

  • Melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan


Disdikbud Parigi Moutong berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, angka putus sekolah di wilayahnya dapat diturunkan secara signifikan.


Kesenjangan data anak putus sekolah di Parigi Moutong menjadi tantangan tersendiri bagi Disdikbud dalam menangani permasalahan tersebut.


Namun, Disdikbud menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan melakukan berbagai upaya, termasuk melakukan pendataan ulang dan memberikan bantuan biaya pendidikan.

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini